Ciri-Ciri Dan Cara Menentukan Cucak Ijo Yang Anggun Dan Prospek Untuk Lomba

Ciri-ciri cucak ijo yang bagus – Sampai kini burung cucak ijo masih mempunyai aneka macam penggemar, meskipun harganya masih terbilang cukup mahal. Salah satu alasannya ialah lantaran hampir disetiap event lomba niscaya ada kelas dan kategori untuk cucak ijo, maka tak heran kalau hingga kini harganya masih cenderung stabil, meskipun terkadang ada sedikit kenaikan dan penurunan harga, tapi tidak terlalu drastis menyerupai penurunan harga burung lovebird yang terjadi beberapa tahun yang lalu.

Salah satu ciri cucak ijo yang baik untuk lomba ialah yang berjenis kelamin jantan, lantaran cucak ijo jantan mempunyai kualitas suara, volume suara, dan kecerdasan yang lebih ketimbang cucak ijo betina. Dan hampir semua burung cucak ijo yang dilombakan ialah yang berjenis kelamin jantan, sedangkan yang betina ialah untuk indukan saja atau hanya sekedar untuk ocehan atau peliharaan rumahan saja.

 Sampai kini burung cucak ijo masih mempunyai aneka macam penggemar Ciri-Ciri Dan Cara Memilih Cucak Ijo Yang Bagus Dan Prospek Untuk Lomba

Dalam memilih cucak ijo yang prospek untuk lomba memang susah-susah mudah, lantaran terkadang cucak ijo yang gacor dan rajin berkicau dengan bahan yang baik dikala berkicau dirumah, belum tentu mau mengeluarkan kemampuan berkicaunya secara maksimal dikala lomba. Biasanya hal tersebut dipengaruhi oleh mental burung, jadi burung yang gacor belum tentu mempunyai mental fighter, dan burung yang bermental fighter terkadang tidak gacor dan tidak mempunyai kemampuan berkicau yang baik. Oleh alasannya ialah itu burung cucak ijo untuk lomba harus memenuhi beberapa aspek tersebut, yaitu gacor, volume door, cerdas, bermental fighter, dan berstamina oke.

Permasalahannya ialah bagaimana cara menentukan burung cucak ijo yang mempunyai beberapa kriteria diatas secara lengkap sehingga prospek untuk diikutkan dalam lomba dan bahkan bisa menjadi juara.

Ciri-ciri cucak ijo yang manis untuk lomba

Cucak ijo memeiliki beberapa jenis yang berbeda, ada yang berukuran agak kecil dengan warna hijau yang cenderung lebih muda, biasanya burung tersebut ialah cucak ijo sumatera. Ada pula yang mempunyai postur badan besar, panjang, dan mempunyai warna hijau yang lebih tua, biasanya burung tersebut ialah cucak ijo asal Jawa timur/ banyuwangi. Tapi kemampuan berkicau cuak ijo biasanya bukan dipengaruhi oleh asal wilayah burung tersebut, tapi menurut karakter, jenis kelamin, garis keturunan, dan contoh perawatan burung.

Untuk anda yang masih awam perihal burung cucak ijo dan ingin membeli untuk dipelihara dan diikutkan dalam lomba, sebaiknya anda memahami terlebih dahulu ciri-ciri cucak ijo yang manis dan prosepek untuk lomba berikut ini:

1. Pastikan cucak ijo harus sehat dan berjenis kelamin jantan
2. Paruh tebal dan memanjang
3. Warna topeng hitam pekat
4. Warna hijau terlihat matang dan mengkilap
5. Postur badan serasi/ proporsional
6. Sayap mengapit
7. Mata besar, menonjol, dan mempunyai sorot mata yang tajam
8. Lidah dan lisan berwarna gelap/ hitam
9. Kepala besar, tebal, dan cepak
10. Kuku jari runcing dan membengkok
11. Bersuara lantang dan cerdas (pandai menirukan bunyi lain)
12. Rajin berkicau (gacor)
11. Dll

Cara menentukan cucak ijo yang prospek

Dari beberapa ciri-ciri cucak ijo diatas, maka sedikit banyak kini anda niscaya sudah mempunyai citra dikala hendak menentukan burung cucak ijo untuk gacoan lomba. Nah salah satu diam-diam yang kebanyakan tidak dibagikan dan disimpan oleh para master cucak ijo mania akan aku bagikan pada postingan ini. Apa saja diam-diam tersebut? Inilah rahasianya:

1. Burung cucak ijo yang fighter dan prospek untuk lomba ialah sanggup dilihat dari bulu kepalanya, yaitu mempunyai jambul yang jeprak. Makara pastikan anda melirik cucak ijo yang berjambul njeprak.

2. Rahasia lainnya ialah dilihat dari bulu sayapnya. Cucak ijo yang manis ialah dikala bertemu lawan atau digantang maka sayapnya akan segera bergetar alias ngentrok. Jika ngentrok secara penuh maka biasanya ia mempunyai volume bunyi yang keras, tapi jikalau ngentroknya hanya setengah saja, biasanya cucak ijo tersebut mempunyai aksara bisa membongkar lagu dikala lomba.

Cara gampang menentukan cucak ijo yang manis ialah dengan membeli pribadi burung cucak ijo yang sudah jadi kepada pemain yang sudah dikenal baik atau sudah mempunyai reputasi yang baik, untuk menghindari semoga anda tidak tertipu oleh penjual burung yang tidak bertanggung jawab. Atau dengan cara tiba pribadi ke area lomba/ bursa burung untuk memantau secara pribadi cucak ijo yang sedang dilombakan. Jika ada cucak ijo yang prospek dan sesuai dengan selera anda, segera dekati si pemilik burung dan tanyakan apakah burung tersbut dijual atau tidak, jikalau dijual maka segera usikan penawaran. Tapi biasanya burung cucak ijo yang sudah sering juara harganya cukup mahal, berbeda dengan burung cucak ijo bakalan yang belum prestasi.

BACA: Cara menentukan trotolan cucak ijo yang prospek

Sekian dan semoga bermanfaat.

Manfaat Bunga Kitolod Untuk Penyakit Snot Dan Katarak Burung Lovebird

Manfaat bunga kitolod -Sobat kicau mania, Pernahkah anda mendengar, melihat, atau bahkan menyentuh tumbuhan kitolod? Pasti banyak yang sudah, tapi banyak juga yang belum. Tanaman kitolod yaitu salah satu jenis tumbuhan liar yang sering tumbuh di tempat yang lembab menyerupai selokan, parit, pinggiran sungai, pematang sawah, dan tempat yang lembab lainnya. Untuk Anda yang tinggal di tempat pedesaan mungkin sering menjumpai tumbuhan kitolod, tapi untuk Anda yang tinggal di tempat perkotaan kini ini mungkin sudah sangat jarang ditemukan tumbuhan kitolod.

Meskipun tumbuhan atau daun kitolod hanyalah salah satu tumbuhan liar, namun mempunyai beberapa manfaat khususnya untuk kesehatan, baik itu kesehatan insan maupun kesehatan binatang, termasuk salah satunya untuk hewan peliharaan (burung kicauan).

Ciri-ciri tumbuhan kitolod

 Tanaman kitolod yaitu salah satu jenis tumbuhan liar yang sering tumbuh di tempat yang l Manfaat Bunga Kitolod Untuk Penyakit Snot Dan Katarak Burung Lovebird
Gambar bunga kitolod

Tanaman kitolod mempunyai nama latin Isotoma Longiflora atau juga sering disebut Laurentia Longiflora. Tanaman ini mempunyai ciri khas bunga berwarna putih yang muncul di sela-sela ketiak daun. Bunga kitolod mempunyai tangkai yang panjang sedangkan daun kitolod berbentuk tunggal meruncing dan bergerigi. Pada pangkal batang tumbuhan kitolod mempunyai getah yang beracun, sehingga pada ketika memakai bunga kitolod sebagai obat jangan hingga tercampur dengan batangnya yang mengandung racun tersebut.

Kandungan dalam tumbuhan kitolod

Di dalam tumbuhan kitolod tersebut mengandung senyawa saponin,  alkaloid, dan polifenol yang bermanfaat untuk kesehatan, salah satunya untuk menyembuhkan penyakit iritasi mata menyerupai katarak, sakit gigi, asma kanker,  dan lain sebagainya. Sedangkan untuk burung biasanya dipakai sebagai obat katarak dan penyakit snot mata.

Manfaat tumbuhan kitolod untuk burung berkicau

Seperti yang telah saya singgung diatas bahwa tumbuhan kitolod tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan insan saja, melainkan juga bermanfaat untuk mengobati penyakit mata pada burung kicauan contohnya menyerupai burung lovebird, murai batu, kacer, kenari, dan lain sebagainya.

Kaprikornus ketika burung lovebird peliharaan anda terjangkit penyakit snot, jangan lantas mengalah dan putus asa. Anda sanggup mencoba untuk menyembuhkannya dengan memakai ramuan bunga kitolod tersebut, atau sanggup juga dengan memakai air seni/ urine menyerupai yang pernah saya bahas pada posting sebelumnya. Silahkan baca: Manfaat air seni untuk menyembuhkan penyakit snot lovebird

Daun kitolod untuk mengobati penyakit snot mata lovebird

Banyak obat untuk menyembuhkan penyakit snot mata yang beredar di pasaran ternyata merupakan hasil dari pengolahan tumbuhan kitolod tersebut.

 Tanaman kitolod yaitu salah satu jenis tumbuhan liar yang sering tumbuh di tempat yang l Manfaat Bunga Kitolod Untuk Penyakit Snot Dan Katarak Burung Lovebird
Gambar burung lovebird yang terkena penyakit snot mata

Cara penggunaannya adalah: 

1. Ambil 1 bunga kitolod hingga pangkal paha yang masih segar higienis dan terbebas dari pestisida

2. Cuci bunga kitolod tersebut dengan memakai air higienis untuk menghilangkan kotoran yang menempel

3. Masukkan bunga kitolod ke dalam 1 gelas air higienis dan rendam selama kurang lebih 5 hingga 10 menit.

4. Selanjutnya teteskan air rendaman bunga kitolod dari ujung tangkai bunga sebanyak 2 hingga 3 tetes.

5. Pengobatan dilakukan sebanyak tiga kali sehari yaitu pada pagi hari siang hari dan sore hari.

6. Lakukan secara rutin hingga penyakit snot pada lovebird sembuh

Daun kitolod untuk menngobati penyakit katarak burung

Cara penggunaan bunga kitolod untuk menyembuhkan penyakit katarak burung yaitu hampir sama menyerupai cara menyembuhkan penyakit snot, yaitu dengan merendam bunga kitolod ke dalam segelas air lalu meneteskan air rendaman tersebut ke mata burung secara rutin. Yang terpenting yaitu jangan hingga tercampur dengan getah yang terdapat pada pangkal batang kitolod yang mengandung racun tersebut.

Sebaiknya pilihlah bunga kitolod yang berasal dari perkebunan atau pertanian sehingga lebih kondusif dari gangguan hama dan tentunya mempunyai kualitas bunga yang lebih baik.

Manfaat Air Seni/ Urine Untuk Burung Kicauan

Manfaat air seni/ urine untuk burung – Air seni atau urine atau kencing yaitu salah satu najis, bahkan kalau badan atau pakaian kita terkena air seni, maka diharuskan untuk membasuhnya memakai air yang mengalir hingga hilang warna, bau, dan rasanya. Tapi pernahkah anda berfikir wacana manfaat air seni? Karena memang urine mempunyai banyak manfaat baik itu untuk insan ataupun untuk hewan peliharaan, salah satunya untuk burung kicauan. Untuk lebih jelasnya silahkan anda baca ulasan berikut hingga tuntas.

Air seni atau urine merupakan air kotoran hasil filterisasi ginjal yang dikeluarkan oleh tubuh. Air seni mempunyai ciri khas busuk yang tidak sedap, bahkan sanggup dibilang menjijikkan, dan ketika didiamkan beberapa menit aromanya akan menjelma sangat tidak sedap. Kaprikornus sangat jarang sekali orang mau menyentuh air seni orang lain kecuali tenaga medis dan orang-orang dengan profesi tertentu.

 Air seni atau urine atau kencing yaitu salah satu najis Manfaat Air Seni/ Urine Untuk Burung Kicauan
Sumber gambar: Tipsburung.com

Khasiat air seni bergotong-royong sudah diketahui dan sudah sering dilakukan oleh nenek moyang kita semenjak jaman dahulu sebagai pengobatan tradisional. Kaprikornus hal ini bergotong-royong sudah bukanlah hal gres lagi, hanya saja dengan berkembangnya teknologi yang semakin modern, pengobatan tradisional dan alami sudah semakin ditinggalkan pula.

Bagaimana air seni atau urine sanggup mempunyai kegunaan untuk kesehatan/ pengobatan? Bukankah air seni itu kotoran?

Tahukah anda bahwa didalam air seni mengandung beberapa zat yang bermanfaat untuk kesehatan. Adapun kandungan air seni antara lain adalah: 95% air, 2,5% urea, dan 2,5% lagi yaitu adonan dari beberapa zat ibarat garam, enzim, hormon, asam urat, amonia, asam klorida, sodium, dll.

Dari rincian kandungan diatas, maka air seni sanggup dipakai untuk pengobatan, selama penggunaanya tidak berlebihan. Sebab dari beberapa kandungan diatas tidak terdapat zat yang berbahaya atau mengandung racun. Tapi meskipun demikian, hingga ketika ini penggunaan air seni sebagai obat masih menjadi kontroversi dari banyak sekali macam kalangan. Ada yang menyarankan, ada yang melarang, dan ada yang hanya sekedar memperbolehkan saja.

Manfaat air seni atau urine untuk burung peliharaan

Kembali pada pokok pembahasan bahwa air seni ini mempunyai kegunaan untuk burung peliharaan khusus yang berafiliasi dengan penyakit mata, contohnya ibarat penyakit SNOT burung. Seperti kita ketahui bahwa penyakit snot tersebut sangat gampang sekali menular dan cukup sulit untuk disembuhkan, dan bahkan menjadi penyakit yang sangat mematikan bagi burung.

Penyebab penyakit snot yaitu lantaran adanya kuman haemophilus paragalinarum yang menyerang burung, contohnya ibarat burung lovebird, kacer, murai batu, kenari, dan lain-lain. Burung yang terjangkit penyakit snot harus dikarantina biar tidak menular ke burung lain yang masih sehat. Bahkan sebaiknya dijauhkan dari anggota keluarga anda atau diletakkan ditempat terpisah dari daerah tinggal anda.

Burung lovebird yang terjangkit penyakit snot ditandai dengan pembengkakan mata, mata berair, dan selaput dalam mata tampak keluar, sehingga burung menjadi malas dan tampak ibarat mengantuk, kurang aktif, malas berkicau, serta kurang nafsu makan. Sehingga burung akan menjadi kurus dan gampang terjangkit penyakit yang lainnya, contohnya ibarat penyakit nyilet dan stress. Hal inilah yang menimbulkan penyakit snot menjadi salah satu penyakit yang cukup mematikan bagi burung peliharaan.


Cara mengobati penyakit snot dengan air seni/ urine

Sekarang ini anda sanggup sedikit bernafas lega lantaran ternyata penyakit snot lovebird sanggup disembukan, obatnya pun sangat gampang didapatkan, dan bahkan gratis lantaran setiap orang mempunyai urine masing-masing. Kaprikornus kalau memakai urine sendiri kan anda tidak perlu jijik, lantaran memang itu kotoran dari dalam badan anda sendiri.

Air seni atau urine yang baik untuk mengobati penyakit snot yaitu urine yang keluar dipagi hari ketika anda gres terbangun dari tidur. Kaprikornus ketika anda buang air kecil dipagi hari, ambillah sedikit urine tersebut dan letakkan didalam wadah kecil. Kemudian teteskan urine tersebut ke seluruh belahan mata burung yang terjangkit penyakit snot. Kaprikornus fungsi dari air seni anda yaitu sebagai tetes mata burung.

Lakukan hal tersebut secara rutin setiap hari hingga penyakit snot sembuh/ berkurang. Pastikan anda selalu mengganti air urine yang gres setiap paginya sesudah anda berdiri tidur, alasannya yaitu air seni kalau didiamkan terlalu usang akan membusuk.

Pada ketika terapi pengobatan, burung yang terjangkit penyakit snot sebaiknya tidak dimandikan terlebih dahulu. Cukup dijemur sebentar pada ketika pagi hari ketika matahari gres keluar (sekitar jam 7an). Penjemurannya pun juga cukup sebentar saja, jangan lebih dari 30 menit. Sebab memandikan dan menjemur lovebird yang sedang terkena penyakit snot terkadang justru sanggup memperparah penyakit tersebut.

Pastikan anda selalu menjaga kebersihan kandang, pakan, dan air minum. Sebab penyakit snot bergotong-royong berasal dari kotoran yang terdapat pada kandang, pakan, dan air minum burung yang jarang diganti atau dibersihkan.

Pastikan juga anda menjaga asupan nutrisi burung dan berikan pula pakan yang paling disukai oleh burung, alasannya yaitu burung yang terkena penyakit snot akan berkurang nafsu makannya atau bahkan terkadang tidak mau makan. Kaprikornus anda harus tahu makanan apa yang paling disukai biar burung anda tetap mau makan dan tidak mati. Semoga bermanfaat.

Cara Menentukan Trotolan Cucak Ijo Bakalan Yang Anggun Dan Prospek

Cara menentukan bakalan cucak ijo – Sesuai dengan namanya “Cucak Ijo” yaitu burung cucak yang mempunyai ciri khas berwarna hijau dengan sedikit perpaduan warna hitam dan kuning. Burung cucak ijo hingga kini masih mempunyai peminat yang cukup banyak, lantaran selain mempunyai bunyi yang merdu dan bisa menirukan aneka macam macam bunyi burung lain. Selain itu hampir setiap event lomba kicau mania niscaya ada kelas untuk cucak ijo.

Cucak ijo yang anggun untuk lomba yaitu yang berjenis kelamin jantan, jadi kalau anda menentukan gacoan, pastikan menentukan cucak ijo jantan, jangan yang berjenis kelamin betina, alasannya yaitu untuk yang betina biasanya hanya dijadikan sebagai indukan atau ocehan rumahan saja, harganya pun lebih murah dari yang jantan.

 yaitu burung cucak yang mempunyai ciri khas berwarna hijau dengan sedikit perpaduan warna  Cara Memilih Trotolan Cucak Ijo Bakalan Yang Bagus Dan Prospek

Sekilas wacana asal seruan burung cucak ijo

Cucak ijo mempunyai nama latin “Chloropsis Sonnerati”, sedangkan untuk nama lain dalam bahasa inggris dikenal dengan “Greater Green Leafbird”. Burung ini banyak berkembang biak disekitar tempat semenanjung Malaya, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Natuna, dan wilayah sekitarnya.

Cucak ijo termasuk dalam jenis kategori burung “Dimorfik”, dimana ciri-ciri atau perbedaan antara burung jantan dan betina terlihat cukup jelas. Berbeda dengan jenis burung lovebird yang masuk dalam kategori burung “Monomorfik”, yang mana terdapat kemiripan antara jantan dan betina, sehingga dalam membedakan jenis kemalin pun akan lebih sulit.

Ciri-ciri cucak ijo jantan dan betina dewasa

Cucak ijo jantan mempunyai ciri khusus bulu berwarna hitam pada bab muka, dagu, hingga ke leher. Selain itu terdapat ciri lain yaitu mempunyai bintik-bintik berwarna biru pada bab bahu, sedangkan pada bab sayap tidak terdapat warna biru. Sedangkan untuk trotolan cucak ijo jantan dan betina yang usianya masih dibawah 4 bulan, bentuk dan warnanya hampir sama. Makara untuk membedakannya silahkan baca: Perbedaan trotolan cucak ijo jantan dan betina

Cucak ijo betina mempunyai ciri bulu pada bab dagu dan leher berwarna kuning kehijauan. Makara hanya dengan melihat sekilas saja maka anda niscaya sudah bisa membedakan mana cucak ijo sampaumur yang jantan dan yang betina, kecuali kalau cucak ijo betina dicat atau disemir hitam pada bab muka, dagu, dan lehernya sehingga mirip jantan. Maka kemungkinan untuk yang masih awam akan tertipu dan membeli cucak ijo betina semiran.

Tips menentukan bakalan cucak ijo yang anggun (prosepek) untuk lomba

  1. Pastikan menentukan trotolan cucak ijo yang berjenis kelamin jantan
  2. Memiliki postur badan yang panjang namun proporsional
  3. Tatapan mata tajam dan tampak melotot
  4. Memiliki kepala yang besar
  5. Lincah dan berangasan sebagai tanda bahwa burung dalam kondisi sehat
  6. Pangkal paruh besar, tebal, dan lebar. Ukuran paruh panjang
  7. Paruh bab bawah berbentuk lurus, jangan pilih cucak ijo dengan paruh bawah yang melengkung.
  8. Pilih yang mempunyai lubang hidung sedekat mungkin dengan mata
  9. Kedua sayap tampak menyilang (mengapit) dan kaki mencengkeram kuat
  10. Leher panjang tapi padat
  11. Memiliki nafsu makan yang tinggi
  12. Rajin berbunyi atau sudah mulai ngeriwik
  13. Dan lain-lain sesuai dengan pemahaman masing-masing kicau mania

Itulah sedikit ulasan singkat wacana cara menentukan trotolan cucak ijo yang anggun dan prospek untuk diikutsertakan dalam lomba dan berpeluang menjadi jawara. Semoga bermanfaat

Perbedaan Trotolan/ Anakan Cucak Ijo Jantan Dan Betina

Cara membedakan trotolan cucak ijo jantan dan betina memang tidak semudah membedakan cucak ijo jantan dan betina yang sudah dewasa. Sebab untuk cucak ijo cukup umur tentu sangat terperinci sekali perbedaan antara yang jantan dan yang betina, baik itu dari bentuk fisik maupun dari kualitas kicauan, lantaran cucak ijo jantanlah yang mempunyai kualitas kicauan yang baik.

Untuk cucak ijo cukup umur jantan secara fisik tampak terperinci sekali yaitu terdapat warna hitam pada pecahan muka hingga leher yang biasa disebut dengan istilah “Nopeng”. Sedangkan untuk cucak ijo betina terperinci tidak mempunyai topeng (warna hitam dibagian muka dan leher). Meskipun demikian tidak sedikit penjual burung bandel yang sengaja mengecat burung cucak ijo betina biar tampak mempunyai topeng menyerupai cucak ijo jantan, oleh lantaran itu bagi anda yang masih awam, sebaiknya berhati-hati jikalau ingin membeli burung cucak ijo, khususnya pada penjual yang belum dikenal atau tidak terperinci dimana alamat daerah tinggalnya (kios/ rumah) nya.

Untuk mengetahui perbedaan anakan cucak ijo jantan dan betina tentu akan lebih susah lagi, terutama yang belum tampak gejala topengnya. Nah sebagai materi tumpuan bagi anda yang ingin membeli trotolan cucak ijo jantan biar tidak salah menentukan sehingga malah sanggup yang betina, simak ulasan berikut ini:

Inilah perbedaan trotolan/ anakan cucak ijo jantan dan betina

cara membedakan trotolan cucak ijo bahwasanya cukup mudah, asalkan si penjual tidak bandel dan merekayasa anakan cucak ijo tersebut. Permasalahannya kini ini banyak penjual burung yang tidak jujur dan merekayasa biar trotolan cucak ijo betina seperti tampak menyerupai anakan cucak ijo jantan. Makara saran aku sebaiknya anda membeli anakan ijo kepada penjual burung yang sudah anda kenal, biar anda tidak tertipu.


Ciri-ciri trotolan cucak ijo jantan

  1. Lingkar bulu mata, atau alis mata, atau cincin mata, atau apapun itu anda menyebutnya berwarna kuning cerah dan terperinci (lugas) bukan kuning pudar.
  2. Paruh pecahan bawah/ bawah paruh berwarna coklat kehitaman (coklat gelap) dan ketika cukup umur nanti biasanya bermetamorfosis hitam pekat.
  3. Cekungan pada paruh pecahan bawah membentuk huruf  V
  4. Bulu pada pecahan dagu hingga leher berwarna kuning cerah (kuning tua) tidak pudar. Seiring bertambahnya usia warna kuning tersebut sedikit-demi sedikit akan rontok dan bermetamorfosis bintik-bintik hitam, dan ketika sudah cukup umur akan bermetamorfosis full hitam pekat meyerupai topeng pada leher, dagu, hingga muka.
  5. Jarak supit udang lebih rapat dan keras ketika ditekan

Ciri-ciri anakan cucak ijo betina

  1. Ciri-ciri trotolan ijo betina yakni berkebalikan dengan trotolan ijo jantan, yaitu mempunyai lingkar mata/ cincin mata berwarna kuning pudar (keputih-putihan)
  2. Paruh pecahan bawah berwarna putih kehitaman (abu-abu)
  3. Cekungan paruh pecahan bawah membentuk aksara U
  4. Bulu dagu hingga leher berwarna kuning pudar (kuning keputih-putihan) dan ketika cukup umur bermetamorfosis putih
  5. Jarak supit udang lebih longgar dan lunak ketika ditekan
Cara membedakan trotolan cucak ijo jantan dan betina Perbedaan Trotolan/ Anakan Cucak Ijo Jantan Dan Betina
Perbedaan anakan cucak ijo jantan dan betina secara fisik
CATATAN:

Anakan cucak ijo mempunyai kaki yang tampak kebasah-basahan, sedangkan cucak ijo cukup umur mempunyai kaki yang tampak kering dan bersisik. Jika ada penjual yang mengatakan anakan cucak ijo jantan yang belum nopeng tapi kakinya sudah tampak kering, sanggup dipastikan itu yakni cucak ijo cukup umur betina (bukan anakan cucak ijo jantan), jadi jangan tertipu dengan bujuk rayu penjual tersebut.
Demikianlah sedikit ulasan mengenai perbedaan trotolan cucak ijo jantan dan betina, semoga dengan ulasan ini anda menjadi semakin lebih faham dalam hal jenis kelamin cucak ijo.