Cara Merawat Lovebird Pemula

Cara Merawat Lovebird Pemula-Lovebird merupakan burung sosial yang gemar berdekatan dengan manusia. Burung ini sanggup hidup di banyak sekali kondisi iklim baik panas maupun kering. Selain itu, burung ini populer dengan keindahan bulunya yang manis dan suaranya yang nyaring. 
Sangat cocok dijadikan binatang peliharaan maupun dijadikan akseptor lomba dalam bersuara merdu. Bagi Anda yang tertarik memelihara burung ini, yuk ketahui cara merawat lovebird pemula berikut ini. 
Cara Merawat Lovebird Pemula 
1. Memilih sangkar yang tepat 
Cara merawat lovebird pemula yang pertama meliputi pemilihan sangkar yang tepat. Perlu diketahui bahwa lovebird merupakan burung yang ceria dan lincah sehingga sangkar yang dipakai harus luas, serta menampung daerah tangkringan dengan dua atau tiga jenis ukuran, bentuk, maupun tekstur yang berbeda untuk melatih kekuatan kaki lovebird. Pilihlah daerah tangkringan dari kayu dengan ketebalan sekitar 1,5 cm 
Kandang ideal yang direkomendasikan ialah sangkar yang berukuran 45 x 45 cm. Plihlah sangkar yang menyediakan palang horisontal di kedua sisinya untuk mencegah burung biar tidak cedera. Usahakan jarak antar palang tidak lebih dari 2 cm. 
Sebaiknya, sangkar burung diletakkan jauh dari lantai, jendela yang terbuka, dan dapur lantaran lovebird pemula masih sangat sensitif terhadap asap, angin, dan suara. Jika lovebird terlalu usang terkena angin akan merasa kedinginan dan flu. 
Jangan lupa perhatikan kebutuhan cahaya di dalam kandang. Usahakan sangkar tidak terlalu gelap biar lovebird tidak gampang gelisah yang berisiko sakit. Letakkan sangkar di erat jendela dengan intensitas cahaya yang tidak terlalu besar lengan berkuasa untuk menjaga asupan sinar ultraviolet. 
Anda sanggup menyiasatinya dengan memasang bohlam lampu di area kandang. Nyalakan lampu ini sekitar 80-10 jam sehari. Pastikan intensitas cahaya dari lampu tidak terlalu panas. 
2. Memberikan Waktu Istirahat yang Cukup 
Cara merawat lovebird pemula yang kedua meliputi pinjaman waktu istirahat yang cukup. Pada umumnya, lovebird membutuhkan waktu tidur selama 10-12 jam sehari dengan suasana yang tenang. Oleh lantaran itu, pastikan lovebird telah berada di lokasi yang jauh dari kebisingan dan gangguan, menyerupai asap, angin, panas, dan binatang predator. 
3. Pemberian pakan yang berkualitas 
Cara merawat lovebird pemula yang ketiga meliputi pinjaman pakan yang berkualitas. Berikan pakan yang mengandung biji-bijian berkualitas yang tentunya sudah dikupas. Jangan lupa tambahkan komplemen yang juga mengandung asupan vitamin dan mineral, menyerupai pellet burung. 
Untuk seekor lovebird pemula memerlukan 2-3 sendok teh pellet atau masakan burung dalam sehari. Anda sanggup memperoleh jenis pakan tersebut di toko terdekat. Jangan lupa lakukan investigasi terhadap kandungan nutrisi yang ada di dalam pakan tersebut. 
Selain memperlihatkan pellet dan biji-bijian sebagai materi konsumsi lovebird, Anda juga sanggup memperlihatkan buah dan sayuran segar. Pastikan buah dan sayuran yang dikonsumsi sudah mencapai 5-10%. Anda sanggup memperlihatkan buah apel, pepaya, mangga, dan lain-lain. Untuk sayuran, Anda sanggup memperlihatkan wortel, labu, ubi jalar matang, kangkung, dan lain-lain. 
Dalam pinjaman minum, pastikan air yang dikonsumsi ialah air higienis yang harus diganti secara teratur untuk mencegah tumbuhnya virus yang kalau diminum sanggup membahayakan kesehatan lovebird. Sebaiknya, Anda meletakkan wadah minum dengan cara menempelnya di sisi sangkar untuk memperlihatkan fasilitas lovebird dalam mencapainya. 
Itulah beberapa cara merawat lovebird pemula yang harus Anda ketahui. Perawatannya pun harus diperhatikan lantaran lovebird pemula masih sangat sensitif terhadap keadaan sekitar. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat mencoba. 

Jenis-Jenis Burung Lovebird

Macam Macam Daftar Jenis Burung Lovebird Di Indonesia-burung lovebird menjadi pilihan favorit yang digemari masyarakat lantaran keindahan bulu-bulunya yang cantik, serta keahliannya dalam menghasilkan bunyi yang merdu. Sangat cocok dipakai sebagai binatang peliharaan bagi siapa saja lantaran lovebird sanggup diajak main dengan pemiliknya. 
Tapi tahukah kau jikalau jenis burung ini pun beragam, jenisnya sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu jenis rendah dan jenis penangkaran yang banyak ditemukan di Indonesia. Agar kau tidak penasaran, yuk ketahui jenis-jenis lovebird berikut ini. 
Jenis-Jenis Lovebird 
1. Lovebird Jenis Rendah 
Pada umumnya, lovebird jenis ini banyak ditemui di Afrika dan Madagaskar yang merupakan habitat aslinya. Perawakannya pun mempunyai ciri khas dan lebih sulit dibudidayakan lantaran sifatnya yang suka dengan kebebasan. Menurut beberapa ahli, burung ini dikategorikan sebagai jenis burung lovebird yang asli. Jenis-jenis lovebird berklasifikasi rendah dijabarkan sebagai berikut. 
a. Lovebird Rosy-faced 
Jenisi-jenis lovebird berklasifikasi rendah yang pertama yaitu Rosy-faced. Rosy-faced sendiri berjulukan ilmiah Agapornis reseicollis. Burung jenis ini tergolong mungil, berukuran antara 17-18 cm dengan badan didominasi warna hijau, sedangkan pantatnya sendiri berwarna biru. 
Uniknya, burung ini mempunyai iris mata berwarna coklat dan kaki yang berwarna abu-abu. Burung lovebird Rosy-faced sanggup ditemukan di habitat aslinya, yaitu kawasan kering Afrika, ibarat Gurun Nanib. Jika kau menjumpai lovebird lutino, kau akan tahu bahwa burung tersebut merupakan hasil keturunan dari burung ini. 
b. Lovebird Fischeri 
Jenis-jenis lovebird berklasifikasi rendah yang kedua yaitu lovebird Fischeri. Burung ini berjulukan ilmiah Agapornis Fischeri. Tubuhnya mempunyai beberapa warna, yaitu (1) warna hijau pada penggalan punggung, dada, dan sayapnya dan (2) warna kuning emas dan oranye pada penggalan leher atas. Burung ini sanggup dengan gampang kau temukan di Tanzania dengan ciri khas mempunyai bundar putih di sekitar area mata. 
c. Black-cheeked lovebird 
Jenis-jenis lovebird berklasifikasi rendah yang ketiga yaitu Black-cheeked lovebird. Burung ini berjulukan ilmiah Agapornis Negrigenis. Memiliki ciri khas yang unik, yaitu pipinya yang berwarna hitam. Burung ini dikategorikan sebagai jenis burung yang langka lantaran sudah sulit ditemukan. Bagi kau yang mempunyai burung ini, tentu beruntung sekali lantaran burung 
Black-cheeked lovebird mempunyai bunyi yang lebih keras dibandingkan dengan jenis lainnya. 
2. Lovebird Penangkaran 
Jenis kedua yang dimiliki oleh burung lovebird, yaitu jenis penangkaran. Pada umunya, jenis-jenis lovebird ini sanggup dibudidayakan dan justru menjadi binatang peliharaan di rumah. Selain itu, burung berkategori penangkaran juga hasil keturunan dari burung lovebird berklasifikasi rendah. Berikut ini ulasannya. 
a. Lovebird Blue-Ice 
Jenis-jenis lovebird tipe penangkaran yang pertama yaitu Lovebird Blue-Ice. Burung ini mempunyai badan dengan kombinasi warna biru es dan putih salju yang memikat. Warna burung ini didominasi oleh warna biru pada penggalan badan sampai ekor, sedangkan warna putih terdapat di leher dan penggalan kepalanya. 
b. Lovebird Blorok 
Jenis-jenis lovebird tipe penangkaran yang kedua yaitu Lovebird Blorok. Burung ini termasuk jenis burung yang paling diminati. Harganya relatif mahal dibandingkan dengan jenis burung lainnya. Burung blorok mempunyai ciri khas, yaitu bercak yang sanggup ditemukan di penggalan badan dan sayapnya. Bercak inilah yang disebut dengan Blorok. Kamu sanggup menemukan burung jenis ini dengan gampang di pasar burung atau toko hewan. 
c. Lovebird Lutino 
Jenis-jenis lovebird tipe penangkaran yang ketiga yaitu lovebird Lutino. Burung ini merupakan hasil mutasi dari lovebird Rosy-faced. Tubuhnya didominasi oleh warna kuning cerah, meskipun pada umumnya burung berjenis ini juga mempunyai warna hijau yang dominan. 
Julukan Lutino sendiri diberikan oleh pecinta burung guna membedakan jenis burung ini dengan burung lainnya. Warna kuning yang dimiliki oleh burung ini disebabkan kurangnya melanin. Selain itu, juga sanggup disebabkan oleh salinan gen pigmentasi antara lutino jantan dan betina. Berkat penangkaran burung, maka dihasilkanlah lovebird Lutino. 
Itulah jenis-jenis lovebird yang harus kau ketahui. Semuanya mempunyai kelebihan dan ciri-ciri masing-masing. Apakah kau tertarik memilikinya?