Cara Membuka Perjuangan Ternak Lovebird

Cara Membuka Usaha Ternak Lovebird -Lovebird selain dijadikan binatang peliharaan, juga dimanfaatkan sebagai lahan bisnis mengingat seruan pasar terhadap burung ini semakin meningkat. Hal ini terjadi lantaran kecantikan dan kicauan burung lovebird memang indah dan menawan. 
Selain itu, daya tahan badan lovebird juga tinggi sehingga sangat cocok jikalau dibudidayakan di wilayah tropis Indonesia. Bagi Anda yang ketika ini tertarik menjalankan peternakan, tidak ada salahnya terjun ke dunia ternak lovebird. Sebelum menjalankannya, yuk simak ulasan perihal cara membuka perjuangan ternak lovebird berikut ini. 
Cara Membuka Usaha Ternak Lovebird 
1. Pemilihan kandang 
Pemilihan sangkar termasuk cara membuka perjuangan ternak lovebird pada bab pertama. Sebelum membeli bibit, siapkan dahulu sangkar yang tidak terlalu besar sebagai tahap awal. Pilihlah sangkar yang berbahan besi biar gampang dibersihkan. Jangan lupa berikan daerah bertengger yang nantinya dipakai lovebird untuk istirahat. 
Ukuran sangkar yang direkomendasikan untuk sangkar indukan, ialah 1 x1 x1 m. Selain itu, buatlah sangkar minimalis yang dipakai untuk acara pemijahan dan perjodohan burung. Ukuran yang disarankan dalam pembangunan sangkar pemijahan, ialah 25 x25 x25 cm yang bisa memuat 2-3 burung. 
Jangan lupa berikan beberapa daun kering atau jerami. Tidak disarankan untuk memakai daun atau ranting yang masih segar alasannya berpotensi membusuk sehingga sanggup berbagi virus yang tidak baik untuk kesehatan burung. 
2. Memilih induk yang berkualitas 
Memilih induk yang berkualitas termasuk cara membuka perjuangan ternak lovebird bab kedua. Pilihlah induk yang telah terbukti mempunyai segudang prestasi, ialah keindahan bulunya yang manis dan kicauannya yang merdu. Sebaiknya, pilihlah indukan jantan yang berusia 8 bulan. Lovebird betina akan siap memijah sehabis usianya menginjak satu tahun. 
3. Proses Perjodohan 
Proses perjodohan juga termasuk cara membuka perjuangan ternak lovebird pada bab ketiga. Perjodohan dilakukan dengan menyatukan sepasang lovebird dalam sangkar yang sama. Jika mereka mempunyai kecocokan, mereka akan sering berdekatan, jikalau sebaliknya mereka justru tidak berjodoh. 
Selain itu, Anda juga bisa menguji kecocokan mereka dengan pinjaman kaca. Jika sepasang burung mempunyai ketertarikan, paruh mereka akan saling melekat di antara beling yang dipakai sebagai pembatas. Saat Anda mengetahui hal tersebut, segera satukan sepasang lovebird tersebut dalam sangkar yang sama dan berbeda dari kerumunan lovebird sebelumnya. 
4. Pemberian Pakan yang tepat 
Pemberian pakan yang sempurna termasuk cara membuka perjuangan ternak lovebird bab keempat. Jenis pakan yang harus Anda berikan ke lovebird anakan sanggup berupa sayuran dan buah-buahan, menyerupai buah apel, sawi, wortel, biji kenari, dan lain-lain. Anda juga bisa menawarkan pakan berupa bubur instan yang dilarutkan dengan air hangat. 
Jangan lupa berikan multivitamin biar kesehatan burung tetap terjaga. Multivitamin tersebut sanggup Anda temukan di tulang sotong dan telur rebus. Kedua jenis pakan tersebut dinilai bisa meningkatkan performa lovebird. 
Untuk lovebird dewasa, jenis pakan yang diberikan juga sama, hanya saja takarannya yang berbeda. Jenis pakan tersebut terdiri dari: biji kenari, biji sawi, biji bunga matahari, jumawut, milet merah, dan milet putih. Jenis-jenis pakan ini bisa Anda peroleh dengan gampang di sekitar lingkungan maupun toko hewan. 
Pastikan juga untuk mengganti air minum untuk lovebird secara rutin. Lakukan pengawasan jikalau air tersebut bermetamorfosis kotor. Jangan hingga air konsumsi lovebird bertahan dalam jangka waktu yang usang lantaran bisa menghasilkan kuman yang tidak baik untuk kesehatan. 
Itulah beberapa cara membuka perjuangan ternak lovebird yang bisa Anda praktikkan. Jangan lupa untuk menawarkan perawatan secara intensif biar hasil yang diperoleh maksimal. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda dalam beternak lovebird.

Daftar Masakan Lovebird Sesuai Umur

Daftar Makanan Lovebird Sesuai Umur -Saat merawat lovebird, bentuk perawatan yang harus dilakukan mencakup pemilihan kandang, perawatan kesehatan, dan pemberikan pakan yang bernutrisi. Dalam santunan pakan, dosis yang harus diberikan dihentikan sembarangan alasannya yaitu bisa memicu gangguan kesehatan pada badan lovebird. 
Oleh alasannya yaitu itu, jenis pakan dan dosis yang dibutuhkan lovebird anakan dan lovebird pintar balig cukup akal juga berbeda. Hal ini bertujuan untuk menjaga pertumbuhan lovebird biar optimal. Berikut ini daftar masakan lovebird sesuai umur yang harus Anda ketahui. 
Daftar Makanan Lovebird Sesuai Umur 
1. Makanan Lovebird Anakan 
Daftar masakan lovebird sesuai umur 7-30 hari harus bertekstur lembut alasannya yaitu daya cerna lovebird anakan tidak seoptimal lovebird dewasa. Anda bisa menawarkan jenis pakan berupa bubur bayi yang dilarutkan dengan air hangat. 
Adapun cara pemberiannya memakai alat khusus dan harus dilakukan secara hati-hati. Pertama, Anda bisa menawarkan pakan dengan memakai sendok kecil yang seukuran dengan paruh lovebird anakan. Suapilah pakan tersebut ke dalam lisan lovebird anakan secara perlahan-lahan alasannya yaitu burung ini masih belum lancar dalam mencerna. 
Kedua, Anda bisa memakai suntikan yang berukuran 1-50 cc tanpa jarum dan kelep. Tekan suntikan yang sudah berisi pakan tersebut ke dalam paruh dengan cepat biar lovebird anakan bisa menelan pakan sesuai refleksnya yang alami. 
Agar pakan yang diberikan tidak tumpah, masukkan suntikan dari sisi kiri paruh kemudian bergeser ke kanan untuk menekan suntikan pada kerongkongan. Setelah memakai suntikan tersebut, jangan lupa dibersihkan sesegera mungkin untuk menghindari pertumbuhan bakteri. 
Cara Mengolah Makanan Lovebird Anakan 
Dalam mengolah pakan lovebird anakan, Anda harus memerhatikan dosis biar bisa diterima oleh pencernaan burung ini secara lancar dan baik. Adapun langkah-langkah yang ditempuh dijabarkan sebagai berikut. 
(1) Siapkan materi dan alat yang dibutuhkan meliputi: blender, timbangan, sendok, pelet, voor fancy (450 gr), bubur SUN (satu pak), tepung jagung (360 gr), Vitachick (15 gr), Neobro (15 gr), dan Canary post (15 gr). 
(2) Larutkan voor fancy dengan tepung jagung dengan diblender secara halus. 
(3) Campurkan juga bubur sun, neobro, canary post, dan vitachick di wadah yang berbeda, kemudian haluskan kembali secara merata. 
(4) Campurkan kedua larutan yang sudah dihaluskan blender tadi. Aduk kembali sampai kedua adonan tersebut merata. 
(5) Makanan Lovebird untuk anakan siap untuk disajikan. 
2. Makanan Untuk Lovebird Dewasa 
Daftar masakan lovebird yang sesuai umur 4-5 bulan mencakup biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. Jenis pakan tersebut sanggup Anda peroleh di lingkungan sekitar tanpa takut kehabisan. Adapun jenis pakan dari biji-bijian yang disarankan, yaitu (1) jagung muda, (2) biji kenari, (3) ketan hitam, (4) milet putih, dan (5) milet merah. 
Jenis pakan dari sayur-sayuran untuk lovebird terdiri dari : (1) daun kangkung, (2) sayur sawi, dan (3) tauge. Ketiga jenis sayuran ini sangat baik untuk lovebird yang memasuki usia pintar balig cukup akal alasannya yaitu daya cernanya sudah lancar. 
Jangan lupa untuk menawarkan daftar masakan lovebird sesuai umur 4-5 bulan secara bervariasi dan tidak berlebihan. Jika berlebihan sanggup menjadikan kegemukan sehingga lovebird malas bergerak dan kurang bisa menghasilkan ngekek yang panjang. 
Pastikan juga kebutuhan suplemennya terpenuhi biar budidaya lovebird lebih maksimal sesuai dengan yang diharapkan. 
Itulah daftar masakan lovebird sesuai umur yang harus Anda perhatikan. Dalam santunan pakan, pilihlah komposisi pakan yang sesuai dengan hukum biar tidak terjadi duduk kasus kesehatan. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat mencoba. 

Ciri Lovebird Yang Terjangkit Penyakit

Ciri Ciri Burung Lovebird yang Terserang Penyakit-Saat melaksanakan perawatan terhadap lovebird, tentunya Anda pernah menemukan ciri lovebird yang tidak biasanya, menyerupai mata lembap dan hidung yang mengeluarkan ingus. Tanda-tanda tersebut memang mengindikasikan bahwa lovebird sedang mengalami sakit. 
Meskipun demikian, tak semua pemilik lovebird paham jikalau burung ini sedang sakit dan tanda-tanda tersebut dianggap sebagai tanda-tanda biasa yang sanggup sembuh dengan sendirinya. Padahal jikalau dibiarkan, badan lovebird akan semakin tampak pucat dan sanggup berisiko pada kematian. Agar hal ini tidak terjadi, yuk simak ciri lovebird yang terjangkit penyakit berikut ini. 
Ciri Lovebird yang Terserang Penyakit 
1. Mata mengeluarkan cairan 
Ciri lovebird yang terjangkit penyakit ditunjukkan dengan matanya yang mengeluarkan cairan. Biasanya cairan yang keluar tampak menyerupai air mata dikala menangis. Selain itu, bola mata burung ini ketika sakit akan berubah warna menjadi pucat, penglihatannya sayu dan terpejam. Di sekitar area mata akan ditemukan bab yang bengkak. 
2. Lubang Hidung Mengeluarkan Ingus 
Ciri lovebird yang terjangkit penyakit selanjutnya ditunjukkan dengan hidungnya yang selalu mengeluarkan ingus. Bisanya burung ini akan menghasilkan ingus jikalau sedang terkena flu dan tidak akan sanggup bernapas secara normal. Dalam menangani tanda-tanda ini, Anda harus mengusahakan membuka paruhnya secara perlahan semoga lovebird tidak sesak napas. 
3. Tidur dengan Kepala Menghadap Sayap 
Ciri lovebird yang terjangkit penyakit juga ditunjukkan dengan posisi kepala yang menghadap sayap dikala tidur. Gejala tersebut memberitahukan bahwa lovebird sedang menderita sakit flu atau panas. Ciri menyerupai ini juga ditandai dengan kondisi mata yang tertutup secara penuh. 
4. Lovebird Mencabuti Bulunya Sendiri 
Lovebird yang mencabuti bulunya sendiri merupakan ciri lovebird yang terjangkit penyakit. Pasalnya, lovebird yang stress secara tidak eksklusif akan mencabuti bulunya sendiri. Sama menyerupai halnya jikalau sakit, emosinya akan berubah tidak stabil yang kemudian berisiko pada tercabutnya bulu-bulu di tubuh. 
5. Sayap dan bulu bertekstur kusut 
Ciri lovebird yang terjangkit penyakit sanggup diketahui dari tekstur sayap dan bulunya yang kusut. Selain kusut, badan lovebird tampak lemah dan tidak berangasan melaksanakan pergerakan menyerupai biasanya. Ciri-ciri penyakit menyerupai ini kerap dialami oleh beberapa jenis burung kicau yang ada di Indonesia. 
6. Sendi Tulang Lovebird Bengkak 
Ciri lovebird yang terjangkit penyakit juga sanggup dideteksi melalui sendi tulangnya yang bengkak. Selain membengkak, lovebird yang sakit juga mengalami perubahan struktur tulang. Biasanya burung ini juga tak selera makan dan malas bergerak. 
7. Perubahan Kulit yang Tidak Merata 
Perubahan kulit yang tidak merata juga termasuk ciri lovebird yang terjangkit penyakit. Pada umumnya, di permukaan kulit akan tampak kutil dan bercak putih yang terlapisi oleh bulu. Bagian-bagian badan lovebird yang sering terkena tanda-tanda ini, adalah bab mata, kaki, dan pangkal paruh. 
8. Kotoran Lovebird Berubah Menjadi Cair 
Ciri lovebird terjangkit penyakit yang paling gampang untuk diketahui, adalah kotorannya yang bermetamorfosis cairan. Kotoran jenis ini menyerupai sekali dengan insan yang mengalami diare. Biasanya lovebird yang mengalami tanda-tanda ini sedang sakit pencernaan. 
9. Kebanyakan Minum 
Lovebird yang kebanyakan minum juga termasuk ciri lovebird yang terjangkit penyakit. Pada umumnya, burung ini akan sering banyak minum alasannya mengalami kekurangan cairan tubuh jawaban sakit yang dideritanya. 
10. Selera Makan Menurun 
Selera makan menurun termasuk ciri lovebird yang terjangkit penyakit, tentunya hal ini sanggup Anda awasi dari pakan yang Anda sediakan. Jika pakan masih utuh, berarti lovebird sedang mengalami sakit. 
Itulah beberapa ciri lovebird yang terjangkit penyakit. Saat burung ini sakit, segera periksakan ke dokter binatang untuk penanganan yang lebih sempurna semoga virus tidak menyebar ke mana-mana. Semoga artikel ini sanggup menambah wawasan Anda. 

Cara Budidaya Lovebird Untuk Pemula

Cara Budidaya Lovebird Untuk Pemula -Sebagai peluang bisnis, lovebird memang menjanjikan laba yang relatif besar. Pasalnya, lovebird mempunyai keindahan dari bulu-bulunya yang cantik. Selain itu, lovebird juga populer mempunyai bunyi yang merdu kalau dilatih secara intensif. Tak heran kalau banyak masyarakat yang mencari jenis burung ini. 
Selain itu, burung ini mempunyai daya tahan badan yang tinggi sehingga sanggup dibudidayakan di iklim kering maupun panas. Sangat cocok sekali kalau dibudidayakan di Indonesia. Bagi Anda yang masih pemula dan tertarik dalam perjuangan bisnis ternak lovebird, berikut ini cara budidaya lovebird untuk pemula yang tepat. 
Cara Budidaya Lovebird Untuk Pemula 
1. Pemilihan Kandang yang Tepat 
Cara budidaya lovebird untuk pemula penggalan pertama meliputi pemilihan sangkar yang tepat. Pilihlah jenis sangkar berbahan besi sebab gampang dibersihkan. Aturlah luas sangkar dengan panjang yang sesuai, menyerupai 50 x 50 x 50 cm. Ukuran sangkar tersebut sangat cocok kalau dipakai untuk menjodohkan sepasang lovebird yang akan menghasilkan telur. 
Jangan lupa sediakan sebatang kayu sebagai daerah bertengger lovebird. Yang perlu diperhatikan bahwa usia mapan untuk lovebird bertelur sekitar 8 bulan hingga satu tahun. Usahakan ketika penjodohan, lovebird jantan lebih bau tanah supaya lebih mendominasi dalam berkuasa. 
2. Pemilihan bibit yang Berkualitas 
Cara budidaya lovebird untuk pemula penggalan kedua meliputi pemilihan bibit yang berkualitas. Saat memilih, Anda harus teliti dan waspada sebab akan memengaruhi hasil keturunan yang akan diproduksi. Usahakan Anda sanggup membedakan antara lovebird betina dan lovebird jantan menurut struktur tubuhnya. Pastikan Anda membeli bibit di toko binatang yang sudah terpercaya. 
Saat pemilihan jenis kelamin, Anda sanggup mengujinya dengan memasukkan kedua burung tersebut di dalam sangkar. Apabila selama dua ahad terakhir tidak ada yang bertelur sanggup dipastikan jenis kelamin kedua burung tersebut sama. 
Cara lain yang sanggup Anda lakukan untuk menentukan jenis kelamin yakni dengan menyentuh tulang belakangnya. Jika dirasa tulangnya renggang dan agak lemtur sanggup dipastikan bahwa lovebird tersebut betina. Oleh sebab itu, ketika membeli ajaklah teman atau pakar yang sudah hebat dalam budidaya lovebird. 
3. Penjodohan Lovebird 
Cara budidaya lovebird untuk pemula penggalan ketiga meliputi penjodohan lovebird. Sebelumnya, Anda sanggup mempertemukan kedua jenis lovebird di lingkungan yang tenang. Jika mereka semakin bersahabat maka sanggup dipastikan bahwa mereka telah berjodoh. Jika sebaliknya, segera pisahkan dan lakukan uji coba terhadap jenis burung lovebird yang lain. 
4. Pengeraman Telur Lovebird 
Cara budidaya lovebird untuk pemula penggalan keempat meliputi pengeraman telur lovebird. Peralatan yang harus Anda siapkan, yaitu glodok yang terbuat dari kayu. Jangan lupa meletakkannya di dalam sangkar sebagai daerah untuk bertelur. 
Jika ada induk yang tidak mau mengerami telurnya, segera pindahkan induk tersebut ke indukan yang mau mengerami telurnya. Erangan dari betina yang mau mengerami telurnya akan merangsang betina lainnya untuk melaksanakan pengeraman telur juga. 
5. Perawatan Anakan Lovebird 
Cara budidaya lovebird untuk pemula penggalan kelima meliputi perawatan anakan lovebird. Masa yang sempurna ketika melaksanakan perawatan yakni telur sudah berusia 21-23 hari. Jika sudah menetas, segera pisahkan anak dari induknya biar pertumbuhannya optimal. 
Berikan pakan yang sesuai dengan asupan nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan lovebird. Pakan yang dipilih harus mengandung mineral, karbohidrat, protein yang banyak ditemukan di sayuran dan buah-buahan. Jangan lupa untuk menunjukkan pakan yang bervariasi biar lovebird tidak bosan. 
Itulah beberapa cara budidaya lovebird untuk pemula yang praktis. Jangan lupa untuk melaksanakan pengawasan secara terjadwal untuk mengantisipasi burung lovebird sakit. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat mencoba. 

Beberapa Kriteria Evaluasi Kontes Lovebird

Beberapa Kriteria Penilaian Kontes Lovebird -Di Indonesia, kontes lovebird yang diselenggarakan meliputi dua jenis, yaitu kicauannya dan tampilannya. Kedua kontes tersebut tentunya mempunyai perbedaan yang cukup signifikan. Bagi Anda yang tertarik mengikuti kontes-kontes tersebut, berikut ini kami ulas beberapa kriteria evaluasi kontes lovebird yang harus Anda ketahui. 
Beberapa Kriteria Penilaian Kontes Lovebird 
1. Kontes Kicauan 
Salah satu evaluasi kontes lovebird yang dipakai ialah kontes kicauan. Pada kontes ini, lovebird yang dinilai yaitu lovebird yang mempunyai variasi bunyi dan ngekek yang merdu. Biasanya yang mengikuti kontes ini, lovebird yang sudah dilatih sebelumnya atau sudah pernah meraih juara. Adapun beberapa kriteria evaluasi tersebut dijabarkan sebagai berikut. 
a. Irama 
Kriteria evaluasi kontes lovebird di bidang kicauan yang pertama meliputi irama. Hal yang dinilai dalam kriteria ini yaitu naik turunnya lagu yang dibawakan oleh burung. Irama akan dinilai bagus jikalau nadanya bisa naik dan turun secara bervariasi layaknya seorang penyanyi dangdut. 
b. Lagu 
Kriteria evaluasi kontes lovebird di bidang kicauan yang kedua meliputi lagu yang didendangkan burung. Hal yang menjadi evaluasi dalam kriteria lagu ialah ciri khas bunyi yang dimiliki oleh burung tersebut. Tentunya masing-masing burung mempunyai suara-suara yang berbeda tergantung cengkok yang dimilikinya masing-masing. 
c. Panjang lagu 
Kriteria evaluasi kontes lovebird di bidang kicauan yang ketiga meliputi panjang lagu yang dibawakan oleh burung. Durasi ideal yang dimiliki lovebird untuk memainkan lagu ialah 25 detik. 
d. Intonasi Suara 
Kriteria evaluasi kontes lovebird di bidang kicauan yang keempat meliputi intonasi suara. Burung yang mempunyai intonasi bunyi yang keras termasuk kategori burung dengan kriteria yang ideal alasannya yaitu volumenya bisa terdegar secara jauh. 
e. Kerapatan lagu 
Kriteria evaluasi kontes lovebird di bidang kicauan yang kelima meliputi kerapatan lagu yang dimainkan. Saat lovebird berkicau, nada lagu harus dinyanyikan dengan rapat dan tidak terlalu renggang layaknya seorang penyanyi. Untuk itu, Anda harus bersabar dalam melatihnya. 
f. Durasi kerja 
Kriteria evaluasi kontes lovebird di bidang kicauan yang keenam meliputi durasi kerja yang bisa ditempuh oleh burung. Durasi kerja ideal dikala memainkan lagu harus berjumlah minimal 75% dari total waktu yang disediakan oleh juri. 
Selain itu, durasi bunyi juga dinilai oleh juri dikala burung melantunkan lagu. Semakin usang burung berbunyi maka semakin baik nilai yang diperoleh. Tentunya dalam hal ini, juri akan menyeleksi frekuensi bunyi burung yang memenuhi kriteria atau tidak. 
2. Kontes kecantikan 
Kriteria evaluasi kontes lovebird selanjutnya ialah kontes kecantikan. Tentunya kontes ini berbeda dengan jenis kontes kicauan. Pada umumnya lovebird yang mengikuti kontes ini terdiri dari: Blorok, Batman, Lutino, Dakocan, Biola, dan lain-lain alasannya yaitu cenderung mempunyai bulu-bulu yang indah. Adapun kriteria evaluasi tersebut dijabarkan sebagai berikut. 
a. Postur badan dan kesehatan 
Kriteria evaluasi kontes lovebird di bidang kecantikan yang pertama meliputi postur badan dan kesehatan. Burung yang mempunyai kriteria evaluasi yang ideal ialah burung yang memenuhi beberapa indikator yang meliputi: (1) keharmonisan bentuk badan secara keseluruhan, (2) kondisi badan lengkap dan sempurna, serta tidak cacat, (3) ukuran badan proposional yang ditunjukkan dengan tinggi dan bobotnya, dan (4) kesehatan badan tampak segar, lincah, dan bersih. 
b. Kombinasi Warna 
Kriteria penilain kontes lovebird di bidang kecantikan yang kedua meliputi kombinasi warna yang dimiliki oleh burung. Kriteria warna ideal yang dimiliki harus bersikap tegas meliputi keseluruhan badan lovebird. Adapun variasi warna yang terdapat di badan lovebird harus tersebar secara halus dan tidak berantakan. 
Itulah beberapa kriteria evaluasi kontes lovebird yang harus Anda ketahui. Segera persiapkan lovebird Anda dengan sebaik mungkin untuk bisa menjadi jawara. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat mencoba. 

Cara Membedakan Lovebird Betina Dan Jantan

Cara Membedakan Lovebird Betina Dan Jantan-Salah satu kesulitan yang dialami beberapa pencinta burung ialah membedakan lovebird betina dan jantan. Kasus ini tentu menjadi penghambat bagi beberapa masyarakat, terutama dalam hal mengawinkan sepasang lovebird.
Hal ini tentu sangat masuk akal mengingat lovebird mempunyai tiga jenis kelompok yang meliputi: 
(1) kelompok dimorfik, yaitu kelompok jenis kelaminnya sanggup dibedakan secara mudah, 
(2) kelompok intermediate, yaitu kelompok yang jenis kelaminnya cukup sulit dibedakan, dan 
(3) kelompok beling mata, yaitu jenis kelaminnya yang tidak konsisten.

Bagi Anda yang masih merasa kesulitan dalam hal ini, jangan ragu untuk berkonsultasi pada pakarnya. Sebelum itu, tambah pengetahuan Anda dengan menyimak cara membedakan lovebird betina dan jantan berikut ini.

Cara Membedakan Lovebird Betina Dan Jantan
1.      Bentuk Paruh Lovebird
Cara membedakan lovebird betina dan jantan yang pertama sanggup diketahui dari bentuk paruh yang dimiliki. Pada lovebird jantan, bentuk paruhnya lebih runcing atau mancung dengan ukurannya yang kecil, sedangkan bentuk paruh betina justru tumpul dan melebar, serta berukuran besar.
2.      Bentuk Fisik Lovebird
Cara membedakan lovebird betina dan jantan yang kedua sanggup diketahui dari bentuk fisiknya. Pada lovebird jantan, tubuhnya berukuran lebih kecil daripada betina. Bagian kepalanya berbentuk rata atau cepak. Sementara itu, cuilan kepala lovebird berina berbentuk melengkung atau cekung.
3.      Bentuk Sayap Lovebird
Cara membedakan lovebird betina dan jantan yang ketiga sanggup diketahui dari bentuk sayapnya.  Pada lovebird jantan. Ujung sayapnya cenderung menyilang, sedangkan pada lovebird betina, ujung sayapnya tidak menyilang dan tidak saling bertemu. Anda sanggup mengamatinya ketika lovebird membisu tanpa aktivitas.
4.   Bentuk Ekor Lovebird
Cara membedakan lovebird betina dan jantan yang keempat sanggup diketahui dari bentuk ekornya. Pada lovebird jantan, ekornya berbentuk runcing dengan ujung ekor mengerucut kecil. Sementara itu, pada lovebird betina, ekornya tumbuh lebih rata dengan ujungnya yang berukuran lebih besar.
5.   Cara Bertengger Lovebird
Cara membedakan lovebird betina dan jantan yang kelima sanggup diketahui dari cara bertenggernya. Pada lovebird jantan, cara bertenggernya ditunjukkan dengan kaki yang agak merapat. Tulang pubisnya akan terlihat meruncing.
Sementara itu, pada lovebird betina, cara bertengger ditunjukkan dengan kakinya yang agak melebar. Hal ini disebabkan tulang pubis milik lovebird betina ukurannya agak lebar dan cenderung berjauhan.
6.   Cincin Emas Atau Jarum
Cara membedakan lovebird betina dan jantan yang keenam sanggup diketahui dari penggunaan cincin emas untuk mendeteksi jenis kelamin keduanya. Caranya pun praktis. Pertama-tama, siapkan tali sepanjang 15-20 cm, ikatkan ujungnya pada cincin emas atau jarum. Kemudian, peganglah badan lovebird memakai tangan kiri, pastikan kepalanya  tidak ikut tergenggam.
Selanjutnya, letakkan cincin emas di atas kepala Lovebird dengan jarak minimal 3-5 cm. tunggu beberapa saat, perhatikan pergerakan cincin emas yang digantung tersebut. Apabila cincin bergerak maju mundur searah mengambarkan bahwa lovebird berjenis kelamin jantan. Jika cincin bergerak memutar atau melingkar mengambarkan bahwa lovebird berjenis kelamin betina.
7.   Tulang Pubis
Cara membedakan lovebird betina dan jantan yang ketujuh sanggup diketahui dari tulang pubis yang terdapat di badan keduanya. Pada lovebird jantan, dua tulang pubisnya terasa menyempit jikalau disentuh atau diraba. Teksturnya juga akan terasa lebih lunak dengan tulang supitnya yang cenderung tampak terbuka.
Sementara itu, pada lovebird betina, tulang pubisnya lebih bersifat elastis, serta jarak antar keduanya lebih lebar. Jika diukur, besarnya sama dengan jari tangan manusia. Tekstur tulang supit betina akan terasa lancip, keras, dan rapat jikalau ditekan.
 Itulah beberapa cara membedakan lovebird betina dan jantan yang harus Anda ketahui. Lakukanlah dengan teliti dan hati-hati biar tak salah pilih. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat mencoba.

Fakta Unik Burung Lovebird

Fakta Unik Burung Lovebird-Di Indonesia, lovebird memang menarik lantaran tubuhnya yang mungil dan keindahan warna bulu-bulunya yang cantik. Tak hanya itu, lovebird sangat setia kepada pemiliknya kalau dipelihara semenjak kecil jadi tak heran kalau burung ini jadi peliharaan yang idaman. 
Selain berfungsi sebagai binatang peliharaan, lovebird juga dipakai sebagai peluang bisnis yang meraup banyak keuntungan. Oleh lantaran itu, harga lovebird juga relatif mahal. Bagi Anda yang dikala ini tertarik memelihara atau menyebarkan burung ini, yuk simak fakta unik lovebird berikut ini. 
Fakta Unik Lovebird 
1. Berharga Mahal Jika Memiliki Segudang Prestasi 
Fakta unik lovebird yang pertama ialah harganya yang mahal kalau mempunyai segudang prestasi. Pasalnya, burung satu ini memang kerap diikutkan aneka macam ajang lomba, baik lomba keindahan bulu-bulunya maupun keindahan dalam kicauannya. Makara tidak heran kalau burung lovebird memang diburu dan dicintai oleh banyak orang. 
Pada umumnya, pencinta burung akan mencari jenis lovebird yang mempunyai segudang prestasi dalam aneka macam hal. Tujuannya untuk meraup keuntungan, menyerupai menjadi pemenang lomba atau sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Pasalnya, lovebird yang mempunyai keunikan dan keahlian akan mewariskan bakatnya ke keturunannya kelak. Bagaimana? Apakah Anda tertarik memilikinya. 
2. Burung yang Setia 
Fakta unik lovebird yang kedua ialah sikapnya yang sangat setia, terutama kepada pemiliknya yang telah memeliharanya dari kecil. Burung ini memang mempunyai rasa cinta yang luar biasa sehingga bisa membuat kedekatan secara intensif terhadap manusia. 
Tak hanya itu, dalam mencari pasangan, burung ini juga mempunyai usaha yang hebat. Setelah melewati masa puber dikala masuk usia 10 bulan, mereka akan mencari pasangannya. Ketika mereka sudah bersatu, mereka akan hidup penuh kasih sayang. Jika salah satu burung mati, pasangannya akan ikut stress dan terancam mati. 
Uniknya, burung ini bisa hidup sampai usia 15 tahun kalau dirawat dengan benar dan tepat. Bagaimana? Apakah Anda berniat menjadikannya teman setia? 
3. Praktis Beradaptasi 
Fakta unik lovebird yang ketiga ialah fasilitas hidupnya dalam beradaptasi. Meskipun, habitat orisinil lovebird berada di alam bebas, di Indonesia burung ini justru dipelihara di dalam sangkar. Dengan perawatan dan pengawasan yang tepat, lovebird akan merasa nyaman tinggal di kandang buatan Anda. 
Ketika memelihara burung ini, sekali-kali ajak ia bertengger di bahu Anda untuk membuat kedekatan dan sekaligus sebagai penghilang rasa bosan. Jika mereka sudah jinak, tentunya mereka tidak akan kabur apalagi terbang jauh-jauh. 
4. Berasal dari Afrika 
Fakta unik lovebird yang keempat ialah habitat aslinya yang berasal dari Afrika. Hal ini memang bukti faktual sesudah ditemukan fosil lovebird spesies kuno yang terkubur di selatan Afrika. Usia fosil tersebut bahkan telah berumur 1,9 juta tahun. 
Ironisnya, beberapa lovebird orisinil Afrika jumlahnya semakin langka dan sulit ditemukan, sedangkan di Indonesia ragam lovebird yang dibudidayakan hanya beberapa jenis saja. Sayang sekali bukan? 
5. Hampir punah 
Fakta unik lovebird yang kelima ialah jumlah populasinya yang semakin langka dan terancam punah. Pasalnya, jenis lovebird pipi hitam orisinil Zambia sekarang hanya berjumlah 10.000 ekor saja. Hal ini disebabkan lantaran adanya perubahan iklim dunia yang mengubah sumber air burung tersebut menjadi kering. 
Nah, semoga populasinya tetap lestari, Anda juga bisa ikut dalam melindungi keberlangsungan hidupnya. Bukankah burung ini mempunyai banyak keunggulan yang pantas diidam-idamkan? 
Itulah beberapa fakta unik lovebird yang harus Anda ketahui. Apakah Anda berminat memilikinya? Semoga artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat mencoba. 

Beberapa Kebiasaan Yang Salah Dalam Merawat Lovebird

Beberapa Kebiasaan yang Salah Dalam Merawat Lovebird -Saat awal membeli lovebird, burung ini memang terlihat indah terutama bulu-bulunya yang menawan. Untuk menjaga keindahan burung ini memang tidak mudah, beberapa kebiasaan yang salah dalam merawat lovebird kerap menjadi penyebab burung ini sakit dan kulitnya tampak kusam. 
Hal ibarat ini biasanya dialami oleh para pemula alasannya kurang memahami pengetahuan ihwal cara merawat lovebird yang benar. Agar hal itu tidak terjadi, yuk simak beberapa kebiasaan yang salah dalam merawat lovebird berikut ini. 
Beberapa Kebiasaan yang Salah Dalam Merawat Lovebird 
1. Perawatan Mandi 
Perawatan mandi yang tidak sempurna sanggup jadi salah satu kebiasaan yang salah dalam merawat lovebird. Pasalnya, perawatan mandi yang diberikan pada lovebird anakan dan lovebird cukup umur harus dilakukan secara teratur hingga seluruh badan lovebird berair kuyup. 
Usahakan dikala mandi, belahan indera pendengaran dan lubang hidung tidak terkena air. Jika hingga kemasukan air, suara ngekek yang dihasilkan akan berkurang sehingga lovebird sanggup terancam sakit. Selain itu, jangan hingga malas memandikan burung lovebird alasannya usang kelamaan burung ini akan tampak tidak sehat dan terancam mati. Lakukan pemandian dua kali sehari. 
2. Pemberian Pakan yang Tidak Tepat 
Pemberian pakan yang tidak sempurna juga jadi salah satu kebiasaan yang salah dalam merawat lovebird. Pasalnya, untuk perkembangan dan pertumbuhannya, lovebird memang membutuhkan nutrisi dengan asupan yang seimbang dengan jenis pakan bervariasi. 
Jika pakan yang diberikan berlebihan atau tidak sesuai dengan kadar sanggup menimbulkan proses pencernaan badan lovebird tidak lancar dan menjadikan kegemukan. Agar lovebird tumbuh dengan baik, berikan asupan seimbang dan bervariasi, berupa cacahan daun kangkung, jagung muda, wortel, sawi, dan lain-lain. 
3. Kebutuhan Cahaya yang Tidak Tercukupi 
Kebutuhan cahaya yang tidak tercukupi juga salah satu kebiasaan yang salah dalam merawat lovebird selanjutnya. Pasalnya, burung ini membutuhkan asupan cahaya matahari untuk proses pertumbuhannya. Kondisi cahaya yang gelap justru menciptakan lovebird menjadi gelisah sehingga berisiko sakit. 
Sebaiknya, lokasi sangkar diletakkan di akrab jendela dengan intensitas cahaya matahari yang tidak terlalu terik. Pastikan sangkar juga sudah jauh dari gangguan berupa asap, angin, kebisingan, dan predator alasannya binatang jenis ini sangat sensitif terhadap hal-hal tersebut. 
4. Tidak Adanya Burung Sejenis 
Tidak adanya burung sejenis juga jadi salah satu kebiasaan yang salah dalam merawat lovebird. Pasalnya, binatang ini populer dengan kehidupannya yang berkoloni atau bersosial. Meskipun berada di sangkar, pastikan burung ini sudah mempunyai teman dari jenis yang sama untuk menghindari kejenuhan. 
5. Kebersihan Kandang yang Kurang 
Kebersihan sangkar yang kurang juga jadi salah satu kebiasaan yang salah dalam merawat lovebird. Kandang yang higienis tentunya menjadikan tumbuh kembang lovebird menjadi nyaman sehingga dengan gampang merangsangnya untuk berkembang biak. 
Jangan hingga malas untuk membersihkan kandang, terutama kotorannya yang ada di ganjal kandang. Selain itu, lakukan pencucian juga pada sisi-sisi kandang, jikalau terdapat jamur, Anda sanggup eksklusif membersihkannya dengan memanfaatkan minuman bersoda jikalau kandangnya berbahan besi. Yang paling penting jangan lupa juga membersihkan wadah pakan dan minumnya. 
6. Pengawasan yang Kurang Intensif 
Pengawasan yang kurang intensif juga jadi salah satu kebiasaan yang salah dalam merawat lovebird. Akibat kurang pengawasan, sanggup saja lovebird milik Anda mengalami sakit dan lemah. Untuk itu, Anda harus membiasakan menilik kondisi lovebird secara rutin. Jika ada yang sakit, segera pisahkan dari kumpulan lovebird lain biar virus tidak menyebar. 
Itulah beberapa kebiasaan yang salah dalam merawat lovebird. Hal ini tentunya menghambat Anda dalam menikmati keindahan burung jenis ini. Untuk itu, lakukan perwatan dengan baik dan tepat. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat mencoba. 

Cara Mengetahui Umur Lovebird

Cara Mengetahui Umur Lovebird -Di Indonesia, lovebird merupakan salah satu jenis burung yang digemari masyarakat. Oleh sebab itu, banyak pencinta burung yang mengalihkan hobinya dari memelihara menjadi membudidayakan. Hal ini dilakukan sebab burung ini memang indah dijadikan hiasan maupun sebagai penerima lomba kicauan. 
Bagi para pemula, seharusnya mereka dibekali dengan pengetahuan wacana umur lovebird yang sempurna biar tidak menjadi target empuk penjual bandel sehingga berujung pada kerugian. Sebelum hal itu terjadi, yuk simak cara mengetahui umur lovebird berikut ini. 
Cara Mengetahui Umur Lovebird 
1. Warna Paruh 
Cara mengetahui umur lovebird yang pertama sanggup dikenali lewat warna paruh. Untuk lovebird anakan, paruhnya berwarna merah muda atau agak kekuningan kalau paruh yang dimiliki berwarna putih. Pada kepingan pangkal paruh, juga terdapat sedikit warna hitam. Warna hitam inilah yang mengambarkan bahwa usia burung lovebird masih berumur di bawah tiga bulan. 
Berbeda dengan lovebird anakan, paruh lovebird remaja berwarna merah cerah kalau paruhnya juga berwarna merah. Biasanya, paruh milik lovebird remaja terlihat pucat putih kalau paruh yang dipunyai berwarna putih. 
2. Warna Kaki 
Cara mengetahui umur lovebird yang kedua sanggup dikenali lewat warna kaki. Untuk lovebird anakan, kakinya justru berwarna hitam kalau paruh yang dimilikinya berwarna merah. Semakin banyak warna hitamnya mengambarkan bahwa lovebird anakan semakin muda usianya. 
Berbeda dengan lovebird anakan, kaki lovebird remaja tidak mempunyai trotol hitam. Warnanya cenderung abu-abu higienis atau berwarna pink pucat bagi burung yang mempunyai paruh putih. 
3. Bentuk dan Warna Bulu 
Cara mengetahui umur lovebird yang ketiga sanggup dikenali lewat bentuk dan warna bulu. Untuk lovebird anakan, bulunya justru terlihat sedikit kusam dan belum mengkilap sebab belum memproduksi minyak di bulunya secara maksimal. Selain itu, ekornya masih pecah-pecah. Ciri-ciri tersebut mengambarkan bahwa usia lovebird anakan di bawah 2 bulan. 
Berbeda dengan lovebird anakan, bentuk bulu lovebird remaja sudah rapi dan mengkilap. Selain itu, ekornya juga tumbuh secara teratur dan tidak mekar berantakan. Jika mendekati masa mabung, bulu lovebird remaja akan tampak kusam. 
4. Mata 
Cara mengetahui umur lovebird yang keempat sanggup dikenali lewat mata. Untuk lovebird anakan, matanya akan terlihat bening dan menonjol dengan besar. Selain itu, klepnya masih tampak segar. Meskipun demikian, ada beberapa lovebird anakan yang tidak mempunyai mata menonjol. 
Berbeda dengan lovebird anakan, lovebird remaja mempunyai bola mata yang sudah tidak menonjol. Di sekitar area mata juga ada beberapa kepingan keriput, terutama pada kepingan klepnya. 
5. Suara 
Cara mengetahui umur lovebird yang kelima sanggup dikenali lewat suara. Untuk lovebird anakan, bunyi yang dihasilkan akan terdengar samar, bahkan beberapa suaranya hamper ibarat dengan burung emprit. Apabila suaranya sudah ibarat burung emprit, berarti lovebird tersebut masih berumur di bawah dua bulan. Meskipun demikian, ada beberapa lovebird anakan yang sudah bersuara lantang. 
Berbeda dengan lovebird anakan, bunyi yang dihasilkan lovebird remaja sudah matang dan keras. Pada umumnya tidak ibarat dengan bunyi burung emprit. Meskipun begitu, beberapa lovebird remaja memang mempunyai bunyi ibarat burung emprit sebab bawaannya. 
6. Durasi Ngekek 
Cara mengetahui umur lovebird yang keenam sanggup dikenali lewat durasi ngekek. Untuk lovebird anakan, durasi ngekek yang dihasilkan pun berbeda-beda, yang paling mencapai 30 detik. Kondisi demikian itu memang jarang, hanya ditemukan pada beberapa lovebird anakan saja yang mengambarkan bahwa dirinya memang Istimewa sebab kebanyakan lovebird anakan hanya bisa menghasilkan ngekek di bawah 7 detik. 
Berbeda dengan lovebird anakan, durasi ngekek lovebird remaja juga bervariasi. Pada umumnya, burung ini bisa menghasilkan ngekek sampai mencapai 1-3 menit ke atas. Meskipun demikian, ada beberapa lovebird remaja yang hanya menghasilkan ngekek di bawah 10 detik. 
Itulah beberapa cara mengetahui umur lovebird. Usahakan kritis dan berhati-hati ketika membeli, jangan lupa konsultasikan terlebih dahulu kepada pakarnya. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda.

Cara Gampang Ternak Lovebird

Cara Ampuh dan Praktis Ternak Lovebird -Lovebird merupakan jenis burung yang terkenal akan keindahan warna bulu-bulunya dan suaranya yang merdu dan nyaring. Oleh sebab itu, usul terhadap burung lovebird di pasaran semakin tinggi. Hal inilah yang kemudian menarik beberapa masyarakat untuk beternak lovebird sebab dinilai bisa menawarkan laba yang banyak. 
Tentunya dalam hal beternak lovebird membutuhkan cara khusus supaya tidak menjadikan kerugian, terutama bagi pemula. Bagi Anda yang ketika ini sedang merencanakan beternak lovebird, inilah cara gampang ternak lovebird yang harus Anda ketahui. 
Cara Praktis Ternak Lovebird 
1. Pemilihan Kandang Secara Tepat 
Cara gampang ternak lovebird yang pertama mencakup pemilihan sangkar secara tepat. Pasalnya, sangkar yang nyaman akan merangsang lovebird untuk ulet bertelur. Jika Anda ingin beternak lovebird lebih dari sepasang, gunakanlah sangkar yang lebih besar dan bersekat. Usahakan luas sangkar tidak terlalu sempit sebab pergerakan lovebird lincah. 
Jika Anda hanya mempunyai niat beternak sepasang lovebird saja, Anda bisa memakai sangkar dari materi kayu keras dengan ukuran 20 x 20 x 25 cm. Jangan lupa sediakan daerah bertelur yang biasa disebut dengan glodok. Lengkapilah sekitar glodok dengan serut kayu, ranting kecil, dan dedaunan kering. Dalam kurun waktu tertentu, lovebird akan menghias sarangnya sendiri. 
2. Membeli Sepasang Lovebird yang Berkualitas 
Cara gampang ternak lovebird yang kedua mencakup pembudidayaan sepasang lovebird yang berkualitas. Saat membeli, usahakan menentukan indukan yang sehat dengan ditandai bulunya yang mengkilap dan suaranya yang bagus. Pastikan tubuhnya berpengaruh dan tidak cacat. Belilah lovebird yang pergerakannya lincah sehingga memudahkan Anda melatihnya. 
Sebaiknya, Anda menentukan lovebird jantan yang usianya lebih bau tanah daripada betina. Agar efektif, Anda bisa menanyakannya eksklusif kepada penjual. Hal ini bertujuan supaya lovebird jantan lebih menguasai ketika perkawinan. 
3. Menjodohkan Lovebird 
Cara gampang ternak lovebird yang ketiga mencakup penjodohan lovebird. Saat menjodohkan, tunggu dahulu usia lovebird sampai berumur satu tahun. Adapun ciri-ciri lovebird yang siap kawin dijabarkan sebagai berikut. 
a. Betina yang siap kawin akan sering merenggangkan sayapnya dan posisi ekor akan sering mengarah ke atas 
b. Jantan yang siap kawin akan sering menggosok-gosokkan pantatnya di sekitar sangkar 
Jika gejala tersebut sudah ada di masing-masing lovebird jantan dan betina, segera kawinkan. Jika terlalu lama, lovebird akan semakin kesulitan kawin. Cara mengawinkannya dengan mempertemukan mereka dalam lingkungan yang sama, jangan eksklusif dimasukkan ke sangkar sebab mereka bisa saja bertengkar. 
4. Memberikan Pakan yang Bernutrisi 
Cara gampang ternak lovebird yang keempat mencakup proteksi pakan yang bernutrisi. Saat merawat, usahakan menawarkan pakan secara teratur supaya lovebird cepat bertelur. Anda bisa menawarkan pakan berupa milet, biji sawi, benih kenari, jagung muda, daun kangkung, tauge , dan biji bunga matahari. Anda juga bisa menawarkan tambahan suplemen. 
5. Melakukan Pengawasan Saat Betina Bertelur 
Cara gampang ternak lovebird yang kelima mencakup pengawasan terhadap betina tepatnya ketika bertelur. Untuk pengawasan, lakukan dari jauh saja supaya lovebird betina tidak merasa terganggu. Jika Anda menemukan lovebird yang tidak mau mengerami telurnya, segera dekatkan lovebird betina tersebut dengan lovebird yang mau mengerami telurnya. 
Erangan betina yang mengerami telurnya akan menarik lovebird pasif untuk mau mengerami telurnya juga. Pada beberapa kondisi, lovebird betina menghasilkan telur yang tidak mau menetas. Hal ini bisa dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya, ibarat faktor genetis yang berbeda, umur yang belum siap kawin, dan lain-lain. 
Itulah beberapa cara gampang ternak lovebird. Agar peternakan Anda berhasil, usahakan berkonsultasilah terlebih dahulu pada pakarnya untuk mengantisipasi risiko yang akan terjadi. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat mencoba.