Perawatan Cucak Ijo Semoga Gacor Dan Juara Ketika Lomba

Perawatan cucak ijo biar gacor dan ngentrok ketika lomba memang tidak mudah, butuh kesabaran, ketelatenan, dan konsekuensi dalam perawatannya. Sebab untuk memperoleh cucak ijo yang gacor ngentrok tidak bisa dilakukan secara instan, butuh proses yang cukup panjang, serta butuh perawatan yang benar dan dilakukan secara sepenuh hati, biar hasilnya pun juga sanggup membahagiakan hati. Karena salah satu hal yang sanggup diperoleh dari memelihara dan mengikuti perlombaan burung yaitu kesenangan, kebanggan, dan kebahagiaan.

Perawatan cucak ijo gacor yaitu hal sangat penting, tapi ada satu hal yang tidak kalah penting, yaitu mengenai pemilihan materi burung cucak ijo gacor. Sebab meskipun burung cucak ijo sudah diberikan perawatan dengan baik, tapi jikalau anda salah dalam menentukan materi atau istilah sederhananya yaitu burung cucak ijo anda bukanlah burung yang prospek untuk lomba, maka burung cucak ijo tersebut akan sulit untuk menjadi jawara ketika lomba.

 dan ngentrok ketika lomba memang tidak gampang Perawatan Cucak Ijo Agar Gacor Dan Juara Saat Lomba

Burung cucak ijo yang prospek untuk lomba idealnya yaitu yang dipelihara dan diberikan perawatan yang sempurna semenjak masih anakan, lantaran mendidik dan memelihara burung semenjak anakan jauh lebih gampang daripada merawat dan mendidik burung yang sudah dewasa. Tapi jikalau ternyata burung cucak ijo gacoan anda yaitu muda liar hasil tangkapan hutan, maka anda tidak perlu risau. Sebab cucak ijo materi dari hasil tangkapan hutan juga bisa menjadi gacoan yang handal, gacor, dan ngentrok, syaratnya anda harus menjinakkan burung cucak ijo bakalan tersebut terlebih dahulu.

Untuk menghasilkan cucak ijo yang gacor dan menjadi jawara ketika lomba sangat dekat kaitannya dengan pemilihan bakalan biar anda tidak sia-sia dalam melaksanakan perawatan tersebut. Sayang kan kalau burung cucak ijo materi yang anda rawat setiap hari ternyata tidak prospek. Oleh alasannya yaitu itu pastikan bakalan cucak ijo anda yaitu yang prospek untuk lomba. Untuk lebih lengkapnya silahkan anda baca: Cara menentukan trotolan/ bakalan cucak ijo yang prospek untuk lomba

Cara merawat burung cucak ijo biar gacor ngentrok ketika lomba

Setelah anda mengetahui cara pemilihan burung cucak ijo yang prospek, maka langkah selanjutnya yaitu fokus pada perawatannya, dimana perawatan tersebut meliputi beberapa elemen yang harus dilakukan secara benar dan rutin terus-menerus, artinya jangan terlalu sering mengganti referensi rawatan.
Berikut yaitu elemen yang perlu diperhatikan dalam merawat cucak ijo

  1. Pakan burung
  2. Esktra fooding
  3. Pemandian
  4. Penjemuran
  5. Pemasteran
  6. Setelan harian
  7. Setelan lomba
  8. Vitamin
Jika dari ke 8 elemen diatas sanggup anda terapkan secara benar dan rutin setiap hari pada burung cucak ijo yang prospek, maka tidak tidak mungkin burung anda akan selalu menjadi jawara dalam lomba. Untuk lebih detailnya, saya akan ulas ke delapan elemen diatas satu per satu.
1. Pakan cucak ijo
Merupakan salah satu hal yang paling penting dalam memelihara dan merawat burung, jikalau burung lupa diberi pakan maka bisa mati, atau jikalau pakan yang diberikan tidak cocok maka burung tidak mau berkicau. Demikian pula dengan cucak ijo, pakan merupakan elemen penting dalam perawatan biar sanggup menghasilkan cucak ijo yang gacor, ngentrok dan menjadi juara ketika lomba.

Pakan yang ideal untuk perawatan cucak ijo selain voor yaitu buah-buahan menyerupai pisang dan pepaya. Sebab ketika dialam bebas (habitatnya) burung cucak ijo biasa memakan buah-buahan menyerupai pisang dan pepaya tersebut, bahkan terkadang memakan buah apa saja yang ditemukan didalam hutan. Selain itu juga perlu diberikan serangga menyerupai jangkrik, belalang dan ulat, sebagai ekstra fooding untuk memenuhi kebutuhan nutrisi burung.

2. Ekstra fooding cucak ijo

Seperti yang sudah saya singgung diatas bahwa selain pakan utama (voer), burung juga membutuhkan ekstra fooding untuk memenuhi asupan nutrisi, sehingga burung akan tetap sehat dan mempunyai stamina yang prima. Jika burung sehat dan merasa happy maka niscaya akan rajin berkicau, dan burung yang rajin berkicau tersebutlah yang biasanya kita sebut dengan istilah “gacor”.

Ekstra fooding untuk cucak ijo yang anggun yaitu jangkrik, belalang, kroto, ulat bambu, pisang, pepaya, dan beberapa macam buah-buahan lainnya yang sanggup anda cari sendiri di google perihal manfaat buah-buahan tersebut untuk burung cucak ijo.

3. Waktu dan cara memandikan cucak ijo

Proses memandikan burung juga menawarkan dampak yang cukup signifikan bagi perkembangan burung, itulah sebabnya para kicau mania tidak bolehsembarangan dalam memandikan cucak ijo gacoannya. Waktu dan cara memandikan cucak ijo harus teratur dan dilakukan secara continue (tertib). Artinya jikalau biasanya burung mandi dengan karamba, maka harus tertib dimandikan dengan karamba. Jika biasanya burung mandi pagi, maka harus tertib pula dimandikan dipagi hari.

Cara memandikan burung cucak ijo ada 2 versi, yaitu mandi semprot dan mandi karamba. Anda sanggup menerapkan cara mandi tersebut sesuai dengan abjad masing-masing cucak ijo, lantaran ada cucak ijo yang mau mandi karamba, dan ada pula yang tidak mau mandi karamba, jadi cara mandinya harus disemprot dengan sprayer.

Jika abjad cucak ijo terbiasa mandi dengan cara karamba, maka anda harus konsisten memandikan dengan cara karamba. Dan jikalau cucak ijo terbiasa dengan mandi semprot, maka anda juga harus konsisten dengan mandi semprot, jadi burung jangan dipaksa untuk mandi karamba. Waktu yang ideal untuk memandikan cucak ijo yaitu dipagi hari dan sore hari. Untuk pagi hari yaitu sekitar jam 07.00-08.00, sedangkan untuk sore hari yaitu sekitar jam 15.00-16.00.

4. Penjemuran cucak ijo

Perawatan cucak ijo sesudah dimandikan tentunya yaitu dijemur dibawah sinar matahari pagi. Proses penjemuran harus dilakuakn secara rutin setiap harinya, demi untuk mendongkrak power dan stamina burung gacoan anda. Penjemuran cucak ijo idealnya dilakukan pada pukul 07.00 hingga 10.00, yaitu pada ketika matahari belum terlalu terik.

Seperti kita ketahui bersama bahwa sinar matahari pagi mengandung vitamin yang anggun untuk kesehatan, baik itu kesehatan insan ataupun kesehatan burung peliharaan. Usahakan untuk tidak menjemur burung secara berlebihan, jikalau biasanya dijemur selama 2 jam, maka cukup 2 jam saja, jangan di lebih-lebihkan.

5. Pemasteran cucak ijo

Burung cucak ijo yaitu termasuk dalam jenis burung yang cerdas dan bisa menirukan aneka macam macam bunyi burung lain. Makara proses pemasteran tentu sangatlah penting sekali, biar burung cucak ijo anda hanya akan menirukan suara-suara burung masteran saja, dan tidak menirukan suara-suara burung lain (alasan) yang justru sanggup merusak lagu/ irama cucak ijo gacoan anda.

Cara memsater cucak ijo bisa dengan memakai burung orisinil yang khusus hanya dipakai sebagai masteran saja(guru vocal) atau bisa juga dengan memakai musik mp3. Pemasteran harus dilakukan secara rutin setiap hari biar burung sanggup merekam bunyi masteran kedalam memori otaknya, kemudian sanggup menirukan bunyi masteran tersebut secara benar dan lantang, bahkan persis menyerupai bunyi burung aslinya.

6. Setelan harian dan setelan lomba cucak ijo

Dalam merawat cucak ijo biar menjadi jawara lomba tidak bisa dilakukan sembarangan, harus memakai hukum masing-masing. Aturan perawatan tersebut biasanya disebut dengan istilah setelan atau settingan. Settingan antara cucak ijo yang satu dengan yang lainnya tidaklah sama (berbeda-beda) sesuai dengan abjad masing-masing burung, baik itu untuk sesudah harian maupun setelan lomba. Makara disini saya tidak berani menawarkan warta perihal setelan tersebut, lantaran setelan yang saya berikan pada burung cucak ijo saya belum tentu berhasil untuk cucak ijo anda.

Makara untuk mengetahui setelan harian dan setelan lomba cucak ijo gacoan anda, alangkah baiknya jikalau anda melaksanakan pengamatan dan percobaan sendiri hingga ketemu setelan yang sempurna untuk cucak ijo kesayangan anda.

7. Vitamin cucak ijo

Setelah semua perawatan diatas anda lakukan dengan benar, baik itu dari sisi pakan, ekstra fooding, pemandian, penjemuran, pemasteran, dan perawatan lainnya, tetapi cucak ijo gacoan anda belum juga gacor dan ngentrok, maka solusi terakhirnya yaitu dengan menawarkan vitamin burung yang banyak dijual ditoko online ataupun kios-kios burung. Sebab terkadang burung juga membutuhkan vitamin dan pelengkap untuk mendongkrak stamina dan merangsang burung biar rajin berkicau.

Ada banyak sekali brand dan produsen vitamin burung yang beredar dipasaran, jadi sebaiknya anda berhati-hati dalam memilihnya. Akan lebih baik jikalau anda berkonsultasi pribadi dengan sesama pecinta cucak ijo ataupun dengan komunitas cucak ijo yang sudah terbukti memakai vitamin tersebut.

Demikianlah ulasan mengenai perawatan cucak ijo biar menjadi gacor dan ngentrok sehingga bisa menjadi jauara ketika lomba. Semoga bermanfaat.

Ciri-Ciri Dan Cara Menentukan Cucak Ijo Yang Anggun Dan Prospek Untuk Lomba

Ciri-ciri cucak ijo yang bagus – Sampai kini burung cucak ijo masih mempunyai aneka macam penggemar, meskipun harganya masih terbilang cukup mahal. Salah satu alasannya ialah lantaran hampir disetiap event lomba niscaya ada kelas dan kategori untuk cucak ijo, maka tak heran kalau hingga kini harganya masih cenderung stabil, meskipun terkadang ada sedikit kenaikan dan penurunan harga, tapi tidak terlalu drastis menyerupai penurunan harga burung lovebird yang terjadi beberapa tahun yang lalu.

Salah satu ciri cucak ijo yang baik untuk lomba ialah yang berjenis kelamin jantan, lantaran cucak ijo jantan mempunyai kualitas suara, volume suara, dan kecerdasan yang lebih ketimbang cucak ijo betina. Dan hampir semua burung cucak ijo yang dilombakan ialah yang berjenis kelamin jantan, sedangkan yang betina ialah untuk indukan saja atau hanya sekedar untuk ocehan atau peliharaan rumahan saja.

 Sampai kini burung cucak ijo masih mempunyai aneka macam penggemar Ciri-Ciri Dan Cara Memilih Cucak Ijo Yang Bagus Dan Prospek Untuk Lomba

Dalam memilih cucak ijo yang prospek untuk lomba memang susah-susah mudah, lantaran terkadang cucak ijo yang gacor dan rajin berkicau dengan bahan yang baik dikala berkicau dirumah, belum tentu mau mengeluarkan kemampuan berkicaunya secara maksimal dikala lomba. Biasanya hal tersebut dipengaruhi oleh mental burung, jadi burung yang gacor belum tentu mempunyai mental fighter, dan burung yang bermental fighter terkadang tidak gacor dan tidak mempunyai kemampuan berkicau yang baik. Oleh alasannya ialah itu burung cucak ijo untuk lomba harus memenuhi beberapa aspek tersebut, yaitu gacor, volume door, cerdas, bermental fighter, dan berstamina oke.

Permasalahannya ialah bagaimana cara menentukan burung cucak ijo yang mempunyai beberapa kriteria diatas secara lengkap sehingga prospek untuk diikutkan dalam lomba dan bahkan bisa menjadi juara.

Ciri-ciri cucak ijo yang manis untuk lomba

Cucak ijo memeiliki beberapa jenis yang berbeda, ada yang berukuran agak kecil dengan warna hijau yang cenderung lebih muda, biasanya burung tersebut ialah cucak ijo sumatera. Ada pula yang mempunyai postur badan besar, panjang, dan mempunyai warna hijau yang lebih tua, biasanya burung tersebut ialah cucak ijo asal Jawa timur/ banyuwangi. Tapi kemampuan berkicau cuak ijo biasanya bukan dipengaruhi oleh asal wilayah burung tersebut, tapi menurut karakter, jenis kelamin, garis keturunan, dan contoh perawatan burung.

Untuk anda yang masih awam perihal burung cucak ijo dan ingin membeli untuk dipelihara dan diikutkan dalam lomba, sebaiknya anda memahami terlebih dahulu ciri-ciri cucak ijo yang manis dan prosepek untuk lomba berikut ini:

1. Pastikan cucak ijo harus sehat dan berjenis kelamin jantan
2. Paruh tebal dan memanjang
3. Warna topeng hitam pekat
4. Warna hijau terlihat matang dan mengkilap
5. Postur badan serasi/ proporsional
6. Sayap mengapit
7. Mata besar, menonjol, dan mempunyai sorot mata yang tajam
8. Lidah dan lisan berwarna gelap/ hitam
9. Kepala besar, tebal, dan cepak
10. Kuku jari runcing dan membengkok
11. Bersuara lantang dan cerdas (pandai menirukan bunyi lain)
12. Rajin berkicau (gacor)
11. Dll

Cara menentukan cucak ijo yang prospek

Dari beberapa ciri-ciri cucak ijo diatas, maka sedikit banyak kini anda niscaya sudah mempunyai citra dikala hendak menentukan burung cucak ijo untuk gacoan lomba. Nah salah satu diam-diam yang kebanyakan tidak dibagikan dan disimpan oleh para master cucak ijo mania akan aku bagikan pada postingan ini. Apa saja diam-diam tersebut? Inilah rahasianya:

1. Burung cucak ijo yang fighter dan prospek untuk lomba ialah sanggup dilihat dari bulu kepalanya, yaitu mempunyai jambul yang jeprak. Makara pastikan anda melirik cucak ijo yang berjambul njeprak.

2. Rahasia lainnya ialah dilihat dari bulu sayapnya. Cucak ijo yang manis ialah dikala bertemu lawan atau digantang maka sayapnya akan segera bergetar alias ngentrok. Jika ngentrok secara penuh maka biasanya ia mempunyai volume bunyi yang keras, tapi jikalau ngentroknya hanya setengah saja, biasanya cucak ijo tersebut mempunyai aksara bisa membongkar lagu dikala lomba.

Cara gampang menentukan cucak ijo yang manis ialah dengan membeli pribadi burung cucak ijo yang sudah jadi kepada pemain yang sudah dikenal baik atau sudah mempunyai reputasi yang baik, untuk menghindari semoga anda tidak tertipu oleh penjual burung yang tidak bertanggung jawab. Atau dengan cara tiba pribadi ke area lomba/ bursa burung untuk memantau secara pribadi cucak ijo yang sedang dilombakan. Jika ada cucak ijo yang prospek dan sesuai dengan selera anda, segera dekati si pemilik burung dan tanyakan apakah burung tersbut dijual atau tidak, jikalau dijual maka segera usikan penawaran. Tapi biasanya burung cucak ijo yang sudah sering juara harganya cukup mahal, berbeda dengan burung cucak ijo bakalan yang belum prestasi.

BACA: Cara menentukan trotolan cucak ijo yang prospek

Sekian dan semoga bermanfaat.

Cara Menentukan Trotolan Cucak Ijo Bakalan Yang Anggun Dan Prospek

Cara menentukan bakalan cucak ijo – Sesuai dengan namanya “Cucak Ijo” yaitu burung cucak yang mempunyai ciri khas berwarna hijau dengan sedikit perpaduan warna hitam dan kuning. Burung cucak ijo hingga kini masih mempunyai peminat yang cukup banyak, lantaran selain mempunyai bunyi yang merdu dan bisa menirukan aneka macam macam bunyi burung lain. Selain itu hampir setiap event lomba kicau mania niscaya ada kelas untuk cucak ijo.

Cucak ijo yang anggun untuk lomba yaitu yang berjenis kelamin jantan, jadi kalau anda menentukan gacoan, pastikan menentukan cucak ijo jantan, jangan yang berjenis kelamin betina, alasannya yaitu untuk yang betina biasanya hanya dijadikan sebagai indukan atau ocehan rumahan saja, harganya pun lebih murah dari yang jantan.

 yaitu burung cucak yang mempunyai ciri khas berwarna hijau dengan sedikit perpaduan warna  Cara Memilih Trotolan Cucak Ijo Bakalan Yang Bagus Dan Prospek

Sekilas wacana asal seruan burung cucak ijo

Cucak ijo mempunyai nama latin “Chloropsis Sonnerati”, sedangkan untuk nama lain dalam bahasa inggris dikenal dengan “Greater Green Leafbird”. Burung ini banyak berkembang biak disekitar tempat semenanjung Malaya, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Natuna, dan wilayah sekitarnya.

Cucak ijo termasuk dalam jenis kategori burung “Dimorfik”, dimana ciri-ciri atau perbedaan antara burung jantan dan betina terlihat cukup jelas. Berbeda dengan jenis burung lovebird yang masuk dalam kategori burung “Monomorfik”, yang mana terdapat kemiripan antara jantan dan betina, sehingga dalam membedakan jenis kemalin pun akan lebih sulit.

Ciri-ciri cucak ijo jantan dan betina dewasa

Cucak ijo jantan mempunyai ciri khusus bulu berwarna hitam pada bab muka, dagu, hingga ke leher. Selain itu terdapat ciri lain yaitu mempunyai bintik-bintik berwarna biru pada bab bahu, sedangkan pada bab sayap tidak terdapat warna biru. Sedangkan untuk trotolan cucak ijo jantan dan betina yang usianya masih dibawah 4 bulan, bentuk dan warnanya hampir sama. Makara untuk membedakannya silahkan baca: Perbedaan trotolan cucak ijo jantan dan betina

Cucak ijo betina mempunyai ciri bulu pada bab dagu dan leher berwarna kuning kehijauan. Makara hanya dengan melihat sekilas saja maka anda niscaya sudah bisa membedakan mana cucak ijo sampaumur yang jantan dan yang betina, kecuali kalau cucak ijo betina dicat atau disemir hitam pada bab muka, dagu, dan lehernya sehingga mirip jantan. Maka kemungkinan untuk yang masih awam akan tertipu dan membeli cucak ijo betina semiran.

Tips menentukan bakalan cucak ijo yang anggun (prosepek) untuk lomba

  1. Pastikan menentukan trotolan cucak ijo yang berjenis kelamin jantan
  2. Memiliki postur badan yang panjang namun proporsional
  3. Tatapan mata tajam dan tampak melotot
  4. Memiliki kepala yang besar
  5. Lincah dan berangasan sebagai tanda bahwa burung dalam kondisi sehat
  6. Pangkal paruh besar, tebal, dan lebar. Ukuran paruh panjang
  7. Paruh bab bawah berbentuk lurus, jangan pilih cucak ijo dengan paruh bawah yang melengkung.
  8. Pilih yang mempunyai lubang hidung sedekat mungkin dengan mata
  9. Kedua sayap tampak menyilang (mengapit) dan kaki mencengkeram kuat
  10. Leher panjang tapi padat
  11. Memiliki nafsu makan yang tinggi
  12. Rajin berbunyi atau sudah mulai ngeriwik
  13. Dan lain-lain sesuai dengan pemahaman masing-masing kicau mania

Itulah sedikit ulasan singkat wacana cara menentukan trotolan cucak ijo yang anggun dan prospek untuk diikutsertakan dalam lomba dan berpeluang menjadi jawara. Semoga bermanfaat

Perbedaan Trotolan/ Anakan Cucak Ijo Jantan Dan Betina

Cara membedakan trotolan cucak ijo jantan dan betina memang tidak semudah membedakan cucak ijo jantan dan betina yang sudah dewasa. Sebab untuk cucak ijo cukup umur tentu sangat terperinci sekali perbedaan antara yang jantan dan yang betina, baik itu dari bentuk fisik maupun dari kualitas kicauan, lantaran cucak ijo jantanlah yang mempunyai kualitas kicauan yang baik.

Untuk cucak ijo cukup umur jantan secara fisik tampak terperinci sekali yaitu terdapat warna hitam pada pecahan muka hingga leher yang biasa disebut dengan istilah “Nopeng”. Sedangkan untuk cucak ijo betina terperinci tidak mempunyai topeng (warna hitam dibagian muka dan leher). Meskipun demikian tidak sedikit penjual burung bandel yang sengaja mengecat burung cucak ijo betina biar tampak mempunyai topeng menyerupai cucak ijo jantan, oleh lantaran itu bagi anda yang masih awam, sebaiknya berhati-hati jikalau ingin membeli burung cucak ijo, khususnya pada penjual yang belum dikenal atau tidak terperinci dimana alamat daerah tinggalnya (kios/ rumah) nya.

Untuk mengetahui perbedaan anakan cucak ijo jantan dan betina tentu akan lebih susah lagi, terutama yang belum tampak gejala topengnya. Nah sebagai materi tumpuan bagi anda yang ingin membeli trotolan cucak ijo jantan biar tidak salah menentukan sehingga malah sanggup yang betina, simak ulasan berikut ini:

Inilah perbedaan trotolan/ anakan cucak ijo jantan dan betina

cara membedakan trotolan cucak ijo bahwasanya cukup mudah, asalkan si penjual tidak bandel dan merekayasa anakan cucak ijo tersebut. Permasalahannya kini ini banyak penjual burung yang tidak jujur dan merekayasa biar trotolan cucak ijo betina seperti tampak menyerupai anakan cucak ijo jantan. Makara saran aku sebaiknya anda membeli anakan ijo kepada penjual burung yang sudah anda kenal, biar anda tidak tertipu.


Ciri-ciri trotolan cucak ijo jantan

  1. Lingkar bulu mata, atau alis mata, atau cincin mata, atau apapun itu anda menyebutnya berwarna kuning cerah dan terperinci (lugas) bukan kuning pudar.
  2. Paruh pecahan bawah/ bawah paruh berwarna coklat kehitaman (coklat gelap) dan ketika cukup umur nanti biasanya bermetamorfosis hitam pekat.
  3. Cekungan pada paruh pecahan bawah membentuk huruf  V
  4. Bulu pada pecahan dagu hingga leher berwarna kuning cerah (kuning tua) tidak pudar. Seiring bertambahnya usia warna kuning tersebut sedikit-demi sedikit akan rontok dan bermetamorfosis bintik-bintik hitam, dan ketika sudah cukup umur akan bermetamorfosis full hitam pekat meyerupai topeng pada leher, dagu, hingga muka.
  5. Jarak supit udang lebih rapat dan keras ketika ditekan

Ciri-ciri anakan cucak ijo betina

  1. Ciri-ciri trotolan ijo betina yakni berkebalikan dengan trotolan ijo jantan, yaitu mempunyai lingkar mata/ cincin mata berwarna kuning pudar (keputih-putihan)
  2. Paruh pecahan bawah berwarna putih kehitaman (abu-abu)
  3. Cekungan paruh pecahan bawah membentuk aksara U
  4. Bulu dagu hingga leher berwarna kuning pudar (kuning keputih-putihan) dan ketika cukup umur bermetamorfosis putih
  5. Jarak supit udang lebih longgar dan lunak ketika ditekan
Cara membedakan trotolan cucak ijo jantan dan betina Perbedaan Trotolan/ Anakan Cucak Ijo Jantan Dan Betina
Perbedaan anakan cucak ijo jantan dan betina secara fisik
CATATAN:

Anakan cucak ijo mempunyai kaki yang tampak kebasah-basahan, sedangkan cucak ijo cukup umur mempunyai kaki yang tampak kering dan bersisik. Jika ada penjual yang mengatakan anakan cucak ijo jantan yang belum nopeng tapi kakinya sudah tampak kering, sanggup dipastikan itu yakni cucak ijo cukup umur betina (bukan anakan cucak ijo jantan), jadi jangan tertipu dengan bujuk rayu penjual tersebut.
Demikianlah sedikit ulasan mengenai perbedaan trotolan cucak ijo jantan dan betina, semoga dengan ulasan ini anda menjadi semakin lebih faham dalam hal jenis kelamin cucak ijo.