Cara Merawat Cucak Keling/ Camperling Biar Gacor Ngeplong Dan Bersuara Lantang

Perawatan cucak keling atau camperling – Cucak keling atau sering disebut juga dengan istilah camperling ialah salah satu burung yang berdasarkan saya mempunyai keindahan dan keunikan tersendiri, oleh alasannya itu sudah cukup usang saya tertarik dengan burung cucak keling ini. Beberapa kelebihan cucak keling ialah selain tampangnya yang terlihat sangar dengan bulu hitam kehijau biruan yang mengkilat, matanya yang merah tajam, suaranya sangat nyaring, dan tingkat kecerdasan dan kemampuannya untuk menirukan aneka macam macam bunyi burung, bahkan menirukan suara-suara disekelilingnya, misalkan menyerupai bunyi terompet, bunyi ambulance, bunyi rem motor, dan masih banyak lagi.

 Cucak keling atau sering disebut juga dengan istilah camperling ialah salah satu burung  Cara Merawat Cucak Keling/ Camperling Agar Gacor Ngeplong Dan Bersuara Lantang

Itulah sebabnya saya sangat tertarik memelihara burung camperling, meskipun ketika ini saya gres mempunyai satu ekor saja. Sebab kini memang sudah tidak gampang untuk mendapat cucak keling yang sudah mapan, artinya sudah nevoer, sudah jinak, sudah gacor dan mempunyai bunyi yang lantang. Karena burung cucak keling ini mungkin hampir menyerupai mirip pleci, kalau belum gacor dan ngeplong, biasanya hanya ngeriwik saja sambil terlihat menyerupai teler.

Oleh alasannya itu supaya burung camperling atau cucak keling tersebut tidak hanya ngeriwik, tapi bisa gacor ngeplong dan bersuara lantang, diharapkan perawatan yang baik dan benar, khususnya dalam hal perawatan harian. Sebab ketika ini masih jarang, atau bahkan mungkin belum ada gantangan atau perlombaan untuk burung cucak keling.

Burung cucak keling cenderung hanya dipakai sebagai masteran burung lomba saja, alasannya huruf bunyi burung ini sangat tajam dan keras, serta bisa menirukan beraneka macam bunyi burung, menyerupai burung cililin yang biasa dijadikan masteran burung lomba.

Cucak keling termasuk dalam kategori burung pemakan buah dan pemakan serangga. Dialam bebas camperling hidup secara berkelompok/ berkoloni dan berkicau saling bersahutan dengan bunyi yang keras dan lantang.

Cara merawat cucak keling supaya gacor ngeplong bersuara lantang

Tidak ada tips khusus dalam memelihara cucak keling supaya bisa bersuara ngelong dan rajin berkicau. Perawatannya hampir sama menyerupai perawatan burung berkicau pada umumnya. Intinya hanya terletak pada pakan, pemandian, dan penjemuran, itu saja. Untuk lebih jelasnya silahkan simak uraian perawatan camperling dibawah ini:

 Cucak keling atau sering disebut juga dengan istilah camperling ialah salah satu burung  Cara Merawat Cucak Keling/ Camperling Agar Gacor Ngeplong Dan Bersuara Lantang

1. Pengembunan cucak keling

Sama menyerupai burung kicauan pada umumnya, cucak keling juga termasuk burung yang menyayangi udara pagi, jadi wajib hukumnya untuk mengembunkan atau mengeluarkan burung cucak keling dari dalam rumah pada waktu pagi hari, yaitu sekitar jam 5 pagi (setelah subuh), alasannya udara pagi sangat baik untuk pernafasan dan kesehatan cucak keling.

Selain itu juga untuk memancing burung supaya mendengarkan bunyi burung liar (jika rumah anda masih berada dipedesaan yang terdapat burung liar). Dengan demikian cucak keling akan menirukan bunyi burung-burung disekitarnya dan berkicau riang bangga ketika pagi tiba.

2. Memandikan camperling supaya lebih segar dan sehat

Setelah proses pengembunan, perawatan selanjutnya ialah proses pmandian. Mandikan cucak keling kesayangan anda pada jam 7-8 pagi, yaitu pada ketika matahari sudah mulai hangat. Cara memandikannya bisa memakai metode semprot ataupun mandi karamba. Untuk saya sendiri biasa memakai metode semprot plus karamba, yaitu dengan cara menyemprot burung sambil menyediakan cepuk daerah mandi yang diisi dengan air penuh.

Cucak keling termasuk burung yang suka mandi, bahkan tak jarang cepuk daerah minum dijadikan daerah mandi, sehingga airnya menjadi keruh dan terdapat kotoran. Nah pada ketika disemprot sebentar saja, biasanya cucak keling akan merasa segar dan belum puas, maka secara otomatis akan mandi sendiri dengan menceburkan diri kedalam cepuk mandi. Biarkan cucak keling mandi sendiri sambil tetap dibantu disemprot hingga berair kuyup.

3. Proses penjemuran cucak keling

Setelah mandi, cucak keling kemudian dijemur dibawah sinar matahari pagi. Penjemuran cucak keling tidak perlu lama-lama, maksimal cukup 1 jam saja, alasannya cucak keling termasuk burung yang cepat panas dan tidak terlalu tahan panas, makanya kalau pas cuaca sedang panas biasanya cucak keling akan mangap-mangap (bernafas melalui mulutnya) lantaran merasa kepanasan dan ngos-ngosan.

4. Pemberian pakan dan ekstra fooding yang tepat

Sebelum dijemur sebaiknya berikan ekstra fooding berupa jangkrik atau ulat hongkong masing-masing sebanyak 3 ekor. Berikan juga kroto sebanyak satu sendok makan 2 kali seminggu. Jangan lupa pula untuk memperlihatkan buah-buahan menyerupai pisang dan pepaya, alasannya cucak camperling juga menyukai buah-buahan.

5. Menjaga kebersihan kandang

Kebersihan sangkar sangat wajib dilakukan, alasannya cucak keling termasuk burung yang jorok menyerupai layaknya burung jalak. Dalam sehari saja kotoran cucak keling sudah sangat banyak, jadi kalau tidak dibersihkan akan cepat menumpuk dan menjadi sarang kuman, sehingga cucak keling akan malas berkicau. Anda juga harus sering-sering membersihkan cepuk daerah minum dan mengganti air minumnya, alasannya menyerupai yang telah saya jelaskan diatas bahwa cucak keling suka mandi dicepuk daerah minum dan suka buang kotoran didalamnya.

Berikan pula voer dengan kandungan nutrisi yang cukup sebagai makanan pokok. Oiya pada ketika memandikan dan penjemuran sebaiknya daerah makan diangkat terlebih dahulu, cukup sediakan air minum saja. Ini bertujuan supaya voer tidak berair dan untuk menjaga berat tubuh burung supaya tidak kegemukan.

6. Penggantangan

Setelah dimandikan, dijemur, dibesihkan kandang, diberi EF dan diganti pakan, cucak keling kemudian diangin-anginkan ditempat yang teduh dan ramai. Bisa dibawah pohon didepan rumah atau dipinggir jalan. Usahakan juga untuk melekat cucak keling dengan burung lain yang bersuara nyaring untuk memancing supaya cucak keling mau berkicau dan menirukan bunyi burung lain.

Cucak keling ialah burung yang gampang terpancing untuk berbunyi ketika berada dikeramaian. Berbeda dengan jenis burung lainnya yang takut ketika melihat kendaraan bermotor, cucak keling justru akan berkicau ketika ada kendaraan yang melintas didekatnya, atau ketika mendengar bunyi musik yang agak  keras.

7. Pemasteran cucak keling

Jika anda tidak mempunyai burung lain untuk dijadikan master dan pancingan, anda bisa memaster cucak keling dengan memakai mp3. Suara masteran harus mempunyai huruf bunyi yang sesuai dengan bunyi cucak keling, misalkan bunyi burung cililin atau bunyi masteran burung cucak keling yang gacor.

8. Pemberian Ekstra fooding sore hari

Sama menyerupai burung kicauan lainnya, pada sore hari sebelum dimasukkan kedalam rumah, berikan ekstra fooding jangkrik sebanyak 3 ekor sambil tetap diangin-anginkan. Pada malam hari cucak keling dimasukkan kedalam rumah supaya tidak diambil orang.

Untuk duduk kasus pengerodongan, ada 2 versi cara pengerodongan yang saya baca. Ada yang memakai kerodong pada ketika malam hari, ada juga yang membiarkan begitu saja tanpa dikerodong. Semua tergantung huruf dari masing-masing burung, anda bisa melaksanakan percobaan terlebih dahulu, kira-kira cucak keling anda cocok dikerodong atau tidak.

Dalam perawatan cucak keling supaya cepat gacor dan ngeplong bersuara lantang, pada dasarnya ialah menjaga kebersihan, memandikanburung, dan dukungan pakan serta ekstra fooding yang tepat. Dengan menerapkan tips diatas secara teratur dan konsekuen, mudah-mudahan cucak keling anda akan cepat gacor. Syaratnya cucak keling sudah cukup umur. Sekian dan semoga bermanfaat.